Suara.com - Artis Vitalia Shesya bersyukur mendapat program asimilasi Covid-19 dari pemerintah sehingga bisa menghirup udara bebas lebih cepat.
"Alhamdulilah bersyukur sangat dalam, terima kasih kepada Allah atas pemberian asimilasi kepada kita. Kita bisa lebih bebas lebih cepat . Jadi bisa kumpul sama keluarga," kata Vitalia Shesya ditemui di Balai Pemasyaraktan Kelas I Jakarta Pusat, Kawasan Percetakan Negara, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2021).
Bebas dari penjara, Vitalia Shesya kini jadi selektif memilih teman. Sebab dia sadar faktor lingkungan membuatnya dekat dengan narkoba. Mencari zona pertemanan baru, dia tak mau jatuh ke lubang yang sama.
"Yang pasti banyak hikmahnya lebih berhati-hati. Kejadian kemarin udah cukup, jadi aku nggak mau lagi-lagi," ujar Vitalia Shesya.
Vitalia Shesya akan jalani wajib lapor ke Bapas Kelas 1 Jakarta Pusat selama jalani program asimilasi dan dilanjutkan dalam status bebas bersyarat.
Pembibing Bapas Kelas 1 Jakarta Pusat, Dumora, mencatat Vitalia baru akan bebas murni pada Oktober 2022.
"Untuk wajib lapor dalam artiannya kita dikasih tugas untuk membimbing. Tidak mengharuskan dia (Vitalia) terhukum tapi mengembalikan Vitalia kepada masyarakat dengan bimbingan yang kita berikan," kata Dumora di tempat yang sama.
Vitalia Shesya mendapat asimilasi sejak Rabu (20/1/2021). Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam rangka pengcegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.
Sebelumnya, Vitalia Sesha divonis satu tahun delapan bulan penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba. Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa dua tahun lima bulan.
Baca Juga: Vitalia Shesya Bebas Penjara Lebih Cepat karena Program Asimilasi Covid-19
Sebelumnya Vitalia Shesya ditangkap bersama sang kekasih, AW dan pengirim pesanan narkoba kekasihnya, RH.
Vitalia Shesya diamankan di apartemen The Mansion Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara, pada 24 Februari 2020.
Dalam penangkapan tersebut diamankan barang bukti berupa ekstasi, sabu, dan pil happy five.
Berita Terkait
-
Perjalanan Hidup Vitalia Shesya: Dulu Pakai Narkoba, Kini Tampil Berhijab
-
Kumis Tipis Vitalia Shesya Curi Perhatian: Kini Rajin Nge-Gym Bikin Pangling
-
Tak Hanya Nayunda, Ini 5 Wanita di Lingkaran Korupsi: Satu Orang Sampai Harus Mendesah
-
Polisi Bantah Ada Teror Sebelum Korban Jatuh dari Kamar Vitalia Shesya
-
Tubuh Korban Berdarah-darah Setelah Jatuh dari Kamar Vitalia Shesya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas