Suara.com - Rey Utami sepertinya sudah lelah dengan sikap suami, Pablo Benua yang hingga kini menghindarinya, Kini, ia pun tak terlalu memaksa dan tak mau memaksa Pablo menemuinya.
"Sudah capek. Maksudnya kalau aku ngejar banget, dianya juga menghindar. Lebih baik aku biasa aja. Siapa tahu dengan aku yang biasa-biasa gini, dia bisa balik sama aku," kata Rey Utami, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2021).
Saat ini, Rey Utami memilih diam karena takut Pablo Benua akan semakin menjauh darinya.
"Takutnya aku ngejar-ngejar dia malah lari. Makanya mikir jadi aku lebih dingin aja lah," kata Rey Utami menyambung.
Meski begitu, Rey Utami mengaku sangat ingin mempertahankan rumah tangganya dengan Pablo Benua. Ia tidak mau menghancurkan pernikahannya, karena kasihan dengan buah hatinya.
"Mau banget lah (pertahankan rumah tangga), kan sudah ada anak, sudah jalan lima tahun. Sayang lah dan aku juga masih sayang banget sama dia," tutur Rey Utami.
Perempuan yang sempat dipenjara karena kasus meghina Fairuz A Rafiq ini berharap Pablo Benua pulang untuk menemui buah hatinya.
"Pengin ketemuin sama anak-anak. Karena dia sudah lama nggak ketemu anak. Ada lima bulan lah nggak kontakan sama anak," tutur Rey Utami.
Baca Juga: Rey Utami Ungkap Pablo Benua Sering Dijenguk Beberapa Wanita saat Dipenjara
Selain itu, Rey berharap Pablo tidak melayangkan gugatan cerainya terhadapnya. "Ingin nggak ada cerai dan gugatanlah," tutur Rey Utami.
Rey Utami pun mengaku kecewa dengan Pablo karena setelah mendapat asimilasi dia memilih tidak berkumpul dengan istri dan anak-anak.
"Kecewa iya, marah nggak. Kan dia sudah bebas, kenapa nggak pulang. Kan kalau ke Sentul karena asimilasi bisa minta izin atau aku ke Jakarta. Ya berarti kan memang nggak niat atau nggak ada niat ketemu aku sama anak-anak," ucap Rey Utami.
Berita Terkait
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
-
Pablo Benua dan Istri Dilaporkan ke Bareskrim, Kasus Apa?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus