- Melki Bajaj terseret kasus dugaan penipuan investasi kemitraan laundry PT Juragan Kucek Indonesia dengan kerugian paket hingga ratusan juta rupiah.
- Keterlibatan Melki dicurigai karena penggunaan kata "kami" dalam video promosi, yang mengindikasikan dirinya adalah bagian dari manajemen perusahaan.
- Pablo Benua selaku kuasa hukum korban menuntut klarifikasi segera dari Melki untuk menjelaskan status hukumnya dalam bisnis tersebut.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari komedian ternama, Melki Bajaj. Bintang sinetron Para Pencari Tuhan ini terseret dalam kasus dugaan penipuan investasi berkedok kemitraan laundry.
Kasus ini mencuat setelah pengacara kondang, Pablo Benua, mengungkapkan adanya laporan dari para korban yang merasa tertipu. Melalui firma hukumnya, Pablo secara resmi melaporkan sebuah perusahaan yang diduga menjalankan praktik investasi ilegal ke Bareskrim Polri.
"PT Juragan Kucek Indonesia, yang mana perbuatan yang kami laporkan terkait dengan penipuan, penggelapan, dan atau tindak pidana pencucian uang," ujar Pablo Benua di kanal YouTube Reyben Entertainment pada Rabu, 28 Januari 2026.
Modus yang digunakan PT Juragan Kucek Indonesia adalah dengan menawarkan program kemitraan atau waralaba kepada publik.
Masyarakat diiming-imingi untuk memiliki bisnis kios laundry dengan sistem bagi hasil yang menggiurkan.
"Jadi orang-orang ditawarkan siapa yang mau buka kios untuk laundry. Paketnya mulai dari Rp 155 juta, Rp175 juta dan 195 juta, dijanjikan profit," jelas Pablo.
Setelah para investor menyetorkan dana sesuai paket yang dipilih, pihak pengelola berjanji akan menyiapkan kios fisik.
Manajemen perusahaan bahkan mengklaim akan bertanggung jawab penuh atas segala bentuk pengelolaan gerai laundry tersebut.
Namun, harapan para investor untuk meraup untung pupus setelah dana diserahkan ke pihak perusahaan.
Baca Juga: Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
Janji pembukaan kios yang diharapkan tak kunjung terealisasi, sehingga keberadaan dana investasi tersebut kini dipertanyakan.
Sementara itu, keterlibatan Melki Bajaj dalam kasus ini dicurigai karena kemunculannya dalam video promosi. Ia yang menggunakan kata ganti 'kami' dalam video promosi, diduga bagian dari manajemen korporasi.
"Kami menduga bahwa Melky Bajaj merupakan bagian daripada PT Juragan Kucek yang diduga melakukan memberikan bujuk rayu, melakukan sebuah rangkaian kebohongan, iming-iming kepada para korban," ucap Pablo.
Pablo Benua kini menuntut klarifikasi segera dari sang komedian. Ia menekankan pentingnya penjelasan mengenai status Melki dalam struktur bisnis yang sedang bermasalah tersebut.
"Ketika dia menyebut kata 'Kami' sebagai subjek, maka kami menduga keras bahwa Melki adalah bagian daripada PT Juragan Kucek Indonesia," kata Pablo Benua.
"Maka kita butuh Melki untuk segera melakukan klarifikasi terkait dengan persoalan tersebut," imbuhnya mengakhiri.
Berita Terkait
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Klarifikasi Melki Bajaj Soal Dugaan Investasi Bodong: Bukan Pengelola, Hanya Model Iklan
-
Baim Wong Disentil Advokat soal Konten Perceraian dengan Paula Verhoeven: Kalau Peduli Anak...
-
Anggap Aneh Putusan Perceraian Baim Wong, Pablo Benua Singgung 'Pesanan'
-
Pendapatan YouTube Richard Lee, Sanggup Bayar Lisa Mariana Rp150 Juta buat Podcast?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Ngaku Bukber Mewah Tema Bollywood Tak Pakai APBD, Kekayaan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Disorot
-
Sempat Vakum Usai Bercadar, Kartika Putri Kembali ke Medsos atas Arahan Suami
-
Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter
-
Ari Wibowo Dukung Abu Janda, Nama Shandy Sondoro hingga Anang Hermansyah Ikut Terseret
-
Dikira Autoimun, Bocah Australia Ternyata 'Ketempelan' Iblis Pantai Melasti Bali hingga ke Australia
-
Review Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Apresiasi untuk Totalitas Luna Maya
-
Aldi Taher Bocorkan Line Up Pestapora 2026 Padahal Belum Resmi Diumumkan, Kici Ucup: Lah Dipost?
-
Ustaz Syam Terseret Dugaan Pelecehan, Arie Untung Ingatkan Jejak Digital
-
Di Depan Daniel Mananta, Ustaz Khalid Basalamah Tegas: Agama Itu Hanya Islam
-
Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Syekh Ahmad Al-Misry Beri Respons Menohok