- Pablo Benua melalui KNAI menyumbangkan dana pribadi sebesar satu miliar rupiah untuk pembangunan sekolah tinggi hukum di Indonesia Timur.
- Ketua KNAI tersebut menargetkan organisasinya menjadi motor penggerak utama dalam melakukan reformasi sistem penegakan hukum di wilayah Indonesia.
- Acara Halal Bihalal KNAI tersebut diisi dengan berbagai kegiatan hiburan serta sesi podcast bersama para pimpinan organisasi terkait.
Suara.com - Sosok Pablo Benua kini semakin memantapkan langkahnya di dunia hukum.
Tak lagi sekadar dikenal di panggung hiburan, suami dari artis Rey Utami ini menunjukkan komitmen serius dalam profesi barunya sebagai advokat sekaligus nakhoda Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI).
Dalam sebuah acara Halal Bihalal yang digelar KNAI baru-baru ini, Pablo Benua membuat kejutan besar.
Tidak tanggung-tanggung, lelaki 45 tahun ini menggelontorkan dana pribadi sebesar Rp1 miliar.
Dana fantastis tersebut dialokasikan khusus untuk mendukung pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum di wilayah Indonesia Timur.
"Dana ini dikeluarkan oleh KNAI sebagai bantuan nyata untuk pembangunan Perguruan Tinggi Ilmu Hukum di wilayah Indonesia Timur. Semoga langkah ini memberikan manfaat besar bagi pendidikan hukum di sana," ujar Pablo Benua di sela-sela acara.
Visi Menjadi Poros Perubahan Hukum
Bagi Pablo, KNAI bukan sekadar organisasi profesi biasa. Ia memiliki visi besar untuk membawa lembaga yang dipimpinnya itu menjadi motor penggerak reformasi hukum di Tanah Air.
Melalui momentum Halal Bihalal tersebut, ia mengajak seluruh anggota KNAI untuk bersinergi demi kemajuan sistem peradilan.
Baca Juga: Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
"Insya Allah, KNAI akan menjadi poros perubahan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Kami berkomitmen untuk selalu menjadi organisasi advokat terdepan dan terpercaya," ujanya optimis.
Acara yang berlangsung hangat tersebut juga dihadiri oleh sahabat karib Pablo, Ustaz Derry Sulaiman, yang memberikan nuansa religius di tengah para praktisi hukum.
Tak hanya sekadar pertemuan formal, panitia menyulap acara menjadi panggung hiburan yang meriah.
Para tamu undangan disuguhi berbagai atraksi menarik, mulai dari tarian daerah, penampilan musik, aksi mentalist yang memukau, hingga gelak tawa dari sesi stand-up comedy.
Ketua Panitia Pelaksana, Christopher Anggasastra, mengungkapkan bahwa kemegahan acara ini merupakan hasil kerja keras tim yang solid.
"Kami mempersiapkan acara ini dengan sangat matang dan profesional, melibatkan tim luar biasa untuk memastikan semua berjalan lancar," ucapnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, KNAI juga menggelar sesi podcast spesial.
Sesi wawancara mendalam ini menghadirkan Pablo Benua bersama jajaran petinggi KNAI lainnya, yakni Surya H. Saragih (Sekretaris Jenderal DPN KNAI) dan Santo Nababan (Wakil Sekretaris Jenderal DPN KNAI), dengan dipandu oleh Vincensius Bero sebagai host.
Langkah nyata Pablo Benua ini seolah menegaskan bahwa dirinya kini benar-benar "all-out" dalam memperjuangkan integritas dan pemerataan pendidikan hukum di Indonesia.
Berita Terkait
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
-
Pablo Benua dan Istri Dilaporkan ke Bareskrim, Kasus Apa?
-
Sempat Didekati Sosok Artis, Lisa Mariana Pilih Mundur: Dia Kere!
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Magis The Beatles di Tangan Bilal Indrajaya: Sukses Bius Ratusan Penonton Java Jazz 2026
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Temani Sang Ibu Nonton Konser FForever, Joshua Suherman Beruntung Dapat Akses Tiket Khusus
-
Shadow in the Cloud Malam Ini: Chloe Grace Moretz Terjebak di Ruang Sempit dengan Monster
-
Rekomendasi Sinema Asia di Netflix: A Foggy Tale, Kisah Penjemputan Jenazah Korban Politik
-
Edge of Tomorrow Malam Ini: Ketika Tom Cruise Terjebak dalam Labirin Waktu yang Mematikan
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar
-
Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik