Suara.com - Nadya Arifta, sosok yang disebut pacar baru Kaesang Pangarep menjadi sasaran amarah ibu Felicia Tissue, Meilia Lau. Ia murka usai tahu hubungan cinta anak Presiden RI dengan perempuan tersebut.
Meilia Lau tak habis pikir, Nadya Arifta, sosok yang dikenal sang putri dan Kaesang Pangarep bisa berbuat sejauh itu.
"Aurat kau tutupi, tapi hatimu pengkhianat!" tulis Meilia Lau di Insta Story, Minggu (7/3/2021).
Rupanya, Nadya Arifta bukan sosok asing bagi Felicia Tissue dan Kaesang Pangarep. Sebab ia adalah karyawan di perusahaan yang dibangung adik Kahiyang Ayu ini.
"Ini bukan teman makan teman. Ini karyawan makan majikan!" imbuhnya sambil sematkan foto Nadya Arifta.
Ibu Felicia Tissue jelas merasa dikhianati. Sebab selama 5 tahun anaknya menjalin cinta dengan Kaesang Pangarep, sosok Nadya Arifta kerap membantu pasangan ini.
Tapi kemudian mendadak, muncul kabar bahwa perempuan berhijab itu berpacaran dengan Kaesang Pangarep.
"Nadya, saya pikir kamu akan menjaga anakku dan pacarnya yang sudah 5 tahun. Kamu yang saya sering puji sebagai MC, ternyata hatimu harimau," ucap Meilia Lau.
Baca Juga: Dikabarkan Dekat dengan Kaesang Pangarep, Inilah Sosok Nadya Arifta
Amarah Meilia Lau seolah mewakili perasaan anaknya, Felicia Tissue yang juga dikhianati Nadya Arifta.
"Ternyata ada orang yang sangat ingin mengambil kebahagiaan orang lain. Orang itu adalah karyawan yang dipercaya Felicia anakku," ucap Meilia Lau.
Ia pun lantas bertanya di mana hati nurani Nadya Arifta. Perempuan yang dianggap baik oleh keluarga Felicia Tissue, namun kini malah menjadi perusak hubungan cinta orang lain.
"Dimana hatimu wanita muda dan sesama wanita!" imbuh Meilia Lau.
Mengutip Linkedin, Nadya Arifta mulai bekerja di perusahaan Kaesang Pangarep sejak 2018. Mengawali kariernya sebagai Head of Marketing and Public Relation.
Setahun kemudian, lulusan Universitas swasta Jakarta ini menjadi Assistant General Manager di perusahaan tersebut.
Selain menjadi karyawan Kaesang Pangarep, Nadya Arifta juga pernah menjadi reporter dan pembawa berita.
Tag
Berita Terkait
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Mantan Bupati Hingga Kader PDIP di Lampung Login ke PSI
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie