Entertainment / Gosip
Minggu, 07 Maret 2021 | 18:06 WIB
Mitha The virgin [Suara.com/Ismail]

Untuk bertahan hidup bagaimana kalau tidak ada job?

Uang kan lama-lama bisa habis. Pas pandemi selama setahun, musisi kan nggak ada job ya, jadi ada beberapa yang dijual.

Apa saja yang dijual?

Pas pandemi, gitar yang dijual dua sampai tiga, harganya gitar-gitar kayak PRS. Lumayan buat jajan.

Mitha The Virgin [Suara.com/Rena Pangesti]

Masih ada stok gitar?

Gitar aku yang harganya lumayan dari 7 sisa 4. Ada lagi, 4 dari endorse gitar.

Selain gitar ada lagi yang dijual?

Kos-kosan dijual juga

Investasi ke properti juga?

Baca Juga: Sepi Job Akibat Corona, Mita The Virgin sampai Jual Kost-an dan Gitar

Aku dari dulu setiap ada rezeki, investasi kesitu. Diajarin mama beli tanah, kos-kosan, aku beli gitar, efek. Harganya nggak murah juga.

Sempet stres nggak sih menghadapi pandemi, apalagi sampai harus jual aset?

Alhamdulillah nggak, aku punya mama yang ikhlas. Aku masih bersyukur ada rezeki, walaupun nggak sebanyak dulu. Sebab aku juga pernah merasakan yang lebih susah.

Masuk ke 2021, ada pencapaian yang ditargetkan?

2021 ini menata kembali hal-hal yang hilang. Mudah-mudahan dengan adanya single The Virgin bisa mengembalikan lagi. Dari uang yang aku punya bikin studio di rumah, karena kerjaan pandemi kebanyakan virtual, jadi dialihkan kesitu.

Jadi, sekarang alhamdulillah punya kerjaan lewat virtual?

Aku selama pandemi kerjaannya virtual, kerja sama salah satu aplikasi buat menghibur penonton dan gajinya bulanan. Ada juga YouTube, ya, aku bikin konten disitu.

Mitha The virgin [Suara.com/Ismail]

Rasanya gajian bulanan gimana?

Karena dulu kan habis manggung langsung dapat uang. Nunggu sebulan baru dibayar, rasanya oh gini ya kayak orang-orang kerja kantoran. Aku jadi lebih menghargai uang, relasi, orang-orang yang menganggap Mita di pandemi itu, lebih respect. Karena mereka masih inget Mita.

Niat beli barang branded seperti orang lain nggak kalau uangnya nanti bisa terkumpul lagi?

Alhamdulillah aku sama Dara orangnya nggak yang branded banget. Kami kalau beli barang misalnya cuma seratus perak tapi pantas dipakai, ya beli aja. Orang juga melihatnya enjoy.

Load More