Suara.com - Perseteruan antara Lutfi Agizal dengan Shyalimar Malik berujung damai. Sebagai lelaki, mantan kekasih Salshadilla Juwita ini memilih untuk meminta maaf lebih dahulu.
"Saya sebagai lelaki, walaupun nggak salah saya minta maaf dan mengalah saja. Toh yang saya hadapi wanita," kata Lutfi Agizal ditemui bersama Shyalimar Malik, di kawasan Jakarta Barat, baru-baru ini.
Selain itu, Lutfi Agizal juga mengaku khawatir kalau perseteruan mereka sampai ke kepolsian.
"Karena saya takut juga, dia (Shyalimar Malik) mau laporin saya kalau nggak meminta maaf," katanya menambahkan.
Lutfi Agizal mengaku enggan masalahnya sampai ke kepolisian. Apalagi masalah tersebut masih bisa diselesaikan dengan jalan perdamaian.
"Saya capek, saya juga mau menikah. Jadi, sekali lagi saya meminta maaf karena semua masalah ini berawal dari pernyataan saya yang menganggap kamu settingan," ucap Lutfi Agizal.
Sementara Shyalimar Malik dengan lapang dada menerima maaf Lutfi Agizal. Alasannya, bintang film Gunung Kawi ini enggan mencari musuh.
"Saya terima kok permohonan maaf dia. Saya pengin, ya sudah baik-baik saja," ungkap Shyalimar Malik.
Mantan kekasih Didi Mahardhika tersebut merasa bahwa perdamaian ini menjadi teguran kepadanya dan juga kepada Lutfi, untuk berhati-hati dalam bertindak.
Baca Juga: Lutfi Agizal dan Shyalimar Malik Ribut, Warganet Sebut Saling Pansos
"Karena saya prinsipnya tidak suka keluarga saya dibahas. Kalau memang ada masalah, ya masalah sama orangnya. Kayak ke Lutfi, masalah ini ya kita berdua. Tidak usah bawa orang lain," jelasnya.
Perseteruan Shyalimar Malik dan Lutfi Agizal berawal dari keduanya yang sedang membuat konten podcast. Tapi entah bagaimana, Lutfi kemudian menyinggung kalau kabar dirinya mendapat hadiah mobil mewah dari pacar hanya setingan.
Hal ini pun membuat Shyalimar Malik murka sampai-sampai mantan kekasih Didi Mahardika ini melemparkan uang ke wajah Lutfi Agizal.
Berita Terkait
-
Buktikan Diri ke Mantan Suami, Shyalimar Malik Siapkan Putranya Jadi The Next Raffi Ahmad
-
Shyalimar Malik Terharu, demi Anak, Sang Suami Rela Tinggalkan Kesibukan di Luar Negeri
-
Denny Sumargo Sebut Artis yang Paling Tak Disuka Datang ke Podcastnya, Ada Rendy Kjaernett
-
Dari Hadiah Mewah ke Energi Hijau: Suami Shyalimar Malik Banting Setir ke Pasar Karbon
-
Tangan Sampai Memar, Shyalimar Malik Kecewa Anak-anaknya Tak Diapresiasi saat Tampilkan Bakat Taekwondo
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kembali Bernyanyi, Sulis Bawa Pesan Kemanusiaan untuk Palestina
-
5 Momen Tak Terlupakan di Konser Mahalini 'Koma', Visualisasi Apik hingga Kolaborasi Tak Terduga
-
Davina Karamoy Pacaran dengan Ardhito Pramono? Foto Disensor Bikin Heboh!
-
Rezky Aditya Buka Monarch Padel Court di Pejaten, Siap Jadikan Padel Gaya Hidup Modern
-
Pemeran Figuran ini Diduga Ceritakan Sikap Asli Nikita Willy di Lokasi Syuting: Belagu Banget!
-
Konser di NICE PIK 2, Westlife Sebut Indonesia jadi Rumah Kedua
-
Insanul Fahmi Tuduh Ada Dalang, Konflik dengan Inara Rusli dan Mawa Diklaim Cuma Settingan
-
Habib Jafar Isyaratkan Onadio Leonardo Balik ke Podcast Login Usai Bebas Rehabilitasi
-
Taqy Malik Buka Suara soal Tudingan Mark Up Wakaf Alquran, Ajak Randy Permana Tabayyun
-
Drama Keluarga Sarat Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Sentuh Luka Antar Generasi