- Penyanyi Sulis kembali berkarya merilis dua lagu kemanusiaan bertema Palestina di Cikini, Jakarta Pusat, pada 13 Februari 2026.
- Dua lagu baru Sulis merupakan simbol dukungan dan doa untuk perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan.
- Proses penciptaan lagu terinspirasi dari kepedulian batin dan kejutan kerjasama antara suami serta Anwar Fauzi.
Suara.com - Penyanyi religi Sulis resmi kembali ke industri musik dengan merilis dua lagu bertema kemanusiaan dan doa untuk Palestina.
Dua karya tersebut berjudul Suara Sukma Palestina (Sholawat Cinta untuk Gaza) dan Sholawat Cinta (Satukan Hati).
Kembalinya Sulis kali ini bukan sekadar melepas rindu penggemar, melainkan membawa pesan kemanusiaan untuk rakyat Palestina, khususnya di wilayah Gaza.
Bagi Sulis, musik adalah sarana menyampaikan empati dan kepedulian. Lewat lagu Suara Sukma Palestina, dia ingin menegaskan bahwa rakyat Gaza tidak sendirian menghadapi penjajahan.
"Suara Sukma Palestina adalah simbol perjuangan, simbol kekuatan, simbol perlawanan terhadap penjajahan, dan simbol keimanan," kata Sulis dalam konferensi pers perilisan lagu yang digelar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Jumat, 13 Februari 2026.
Sang penyanyi mengaku, kembalinya ke dunia tarik suara dilandasi panggilan batin untuk terus menyuarakan kemanusiaan setelah vakum selama beberapa tahun.
"Jadi setelah vakum beberapa tahun, hari ini saya datang kembali dengan kembali menyuarakan kecitanaan dan kepedulian saya terhadap saudara-saudara saya di Palestina," tuturnya.
Selama proses produksi, Sulis mengaku paling tersentuh oleh keteguhan iman warga Palestina, terutama anak-anak yang tetap tegar di tengah konflik berkepanjangan.
"Bagaimana kita bisa melihat anak-anak kecil di sana kalau berkata itu seperti orang bersabda gitu. Kalimat-kalimat itu kalimat-kalimat yang penuh dengan langkah," kenang Sulis.
Baca Juga: Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Dua lagu tersebut dia maknai sebagai doa yang disampaikan melalui lantunan sholawat. Harapannya, keadilan dan kemerdekaan segera dirasakan oleh rakyat Palestina.
"Doa saya satu, mereka mendapatkan haknya, mereka mendapatkan tanahnya sendiri, rumahnya sendiri, mereka berhasil mengusir penjajah, dan mereka cepat merdeka seperti hari ini kita rasakan di negeri kita," ucapnya.
Di balik lagu bertema Palestina tersebut, Sulis ternyata mendapat kejutan dari sang suami, Muhammad Nur Ohoitenan alias Junaedi.
Dia mengaku tidak mengetahui rencana tersebut hingga diminta merekam nada oleh musisi Anwar Fauzi.
"Sebenarnya saya tuh dikasih kejutan sama suami saya, tiba-tiba saya ditelepon oleh Mas Anwar Fauzi, ‘Please ambil nada’. Lagu apa? Pokoknya ambil nada aja dulu. Jadi suami saya ini diam-diam kerjasama sama Mas Anwar Fauzi untuk penciptakan dua lagu ini," ungkap Sulis.
Bahkan, lirik lagu Suara Sukma Palestina disebut lahir hanya dalam waktu lima hingga sepuluh menit, berangkat dari luapan emosi setelah rutin menyaksikan kondisi Palestina melalui media sosial.
"Lima sampai sepuluh menit (proses nulis lirik), Masya Allah. Karena udah hari-hari itu ngeliatin video-video teman-teman di Palestine. Jadi itu udah menjadi memang isi hatinya, isi batin dia, dan itu isi hati kita semua," jelasnya.
Sulis menegaskan akan terus bersuara hingga Palestina merdeka.
"Jadi saya tidak akan pernah berhenti, tidak akan pernah bungkam untuk terus mengungkap cinta saya dan menyuarakan kebersamaan saya sampai layak Palestina," tutup Sulis.
Kedua lagu tersebut kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
Berita Terkait
-
Ulasan Buku Julid Fi Sabilillah: Strategi Warganet Indonesia Membongkar Propaganda Israel
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 Momen Tak Terlupakan di Konser Mahalini 'Koma', Visualisasi Apik hingga Kolaborasi Tak Terduga
-
Davina Karamoy Pacaran dengan Ardhito Pramono? Foto Disensor Bikin Heboh!
-
Rezky Aditya Buka Monarch Padel Court di Pejaten, Siap Jadikan Padel Gaya Hidup Modern
-
Pemeran Figuran ini Diduga Ceritakan Sikap Asli Nikita Willy di Lokasi Syuting: Belagu Banget!
-
Konser di NICE PIK 2, Westlife Sebut Indonesia jadi Rumah Kedua
-
Insanul Fahmi Tuduh Ada Dalang, Konflik dengan Inara Rusli dan Mawa Diklaim Cuma Settingan
-
Habib Jafar Isyaratkan Onadio Leonardo Balik ke Podcast Login Usai Bebas Rehabilitasi
-
Taqy Malik Buka Suara soal Tudingan Mark Up Wakaf Alquran, Ajak Randy Permana Tabayyun
-
Drama Keluarga Sarat Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Sentuh Luka Antar Generasi
-
Sinopsis Film Asrama Putri, Samuel Rizal Simpan Rahasia Kelam di Balik Teror Mahasiswi Bogor