Suara.com - Artis Tsania Marwa menyampaikan pesan haru usai gagal menjemput kedua anaknya dari rumah sang mantan suami, Atalarik Syach. Hal itu terlihat dalam unggahan terbarunya di Instagram pada Minggu (1/5/2021).
"Pesan untuk Syarif Shabira. Makasih untuk moment beberapa menit yang kalian kasih ke Umi kemarin (sebelum moment itu dirusak DENGAN SENGAJA)," ujar Tsania Marwa.
Dia merasa ada orang yang sengaja membut putra putrinya takut kepada dirinya.
"Mereka mungkin berhasil membuat kalian TAKUT SAMA UMI, tapi satu hal yang Umi syukuri, mereka tidak bisa menghilangkan CINTA KALIAN UNTUK UMI," tutur Tsania Marwa.
Lewat unggahan ini, Tsania Marwa berharap anak-anaknya di masa depan bisa tahu bahwa dirinya selalu berjuang agar bisa tinggal bersama.
Dia tidak pernah ada niatan menelantarkan anak sekalipun. Hanya saja, Tsania Marwa tidak berdaya lantaran tak pernah diizinkan buat merawat keduanya dengan baik.
"Suatu hari kalian akan melihat semua cerita ini, kalian bisa melihat kebenaran, UMI TIDAK PERNAH NINGGALIN KALIAN NAK! Umi keluar dari rumah itu secara baik-baik MEMBAWA KALIAN," ucap Tsania Marwa.
"Tapi kemudian diambil PAKSA sama mereka, dan setelah itu tidak diberi akses sampai detik ini," sambungnya lagi.
Baca Juga: 5 Fakta Perceraian Atalarik Syach dan Tsania Marwa, Masih Ribut soal Anak
Perempuan 30 tahun ini ingin anak-anaknya nantinya sadar mengenai alasannya memilih pisah dengan Atalarik Syach.
"Jadi untuk semua FITNAH yang bilang Umi ninggalin kalian itu tidak benar dan sekarang kalian mengerti MENGAPA umi memilih untuk berpisah dengan keluarga seperti itu," jelas Tsania Marwa.
Sebagai penutup, dia pun berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan terhadap dirinya.
"Terima kasih untuk semua support dan doa. Saya baca semua dan itu membuat saya kuat. Saya yakin Allah SWT MAHA BAIK DENGAN SEGALA RENCANA INDAHNYA," tuturnya.
Sekedar mengingatkan, Tsania Marwa berhasil memenangkan hak asuh terhadap dua anaknya. Kini, putra putrinya masih tinggal di rumah Atalarik Syach.
Saat hendak menjemput mereka pada Kamis (29/4/2021), anak-anak mengira akan diculik Tsania Marwa. Sang artis bahkan sampai menangis mengingat buah hatinya memilih mengunci diri di kamar dan menolak bertemu.
Proses penjemputan itu berakhir gagal. Padahal Tsania Marwa sudah datang ditemani aparat kepolisian, Pengadilan Agama hingga KPAI.
Berita Terkait
-
Tsania Marwa Masih Tak Menyangka Diizinkan Masuk ke Rumah Atalarik Syach Bertemu Anak
-
9 Tahun Terhalang, Tsania Marwa Akhirnya Bisa Masuk ke Rumah Atalarik Syach dan Rayakan Ultah Anak
-
Ulang Tahun, Atalarik Syach Malah ke Pengadilan Terkait Kasus Sengketa Lahan
-
Ngotot Merasa Tak Serobot Tanah Orang, Atalarik Syach Sebut Uang Tebusan Rp850 Bukan Idenya
-
Rumah Nyaris Hilang! Atalarik Syach Lawan Balik Eksekusi Lahan yang Janggal!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus