Suara.com - Artis Adly Fairuz dan ibu mertuanya, Yulia Irawati, sudah dua kali dimediasi oleh Polda Metro Jaya. Tapi Adly sebagai pelapor tetap ingin melanjutkan kasus pencemaran nama baik berlanjut hingga pengadilan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya masih memberikan satu kesempatan lagi bagi Adly dan Yulia untuk dimediasi. Menurutnya, bulan suci Ramadhan waktu yang tepat untuk saling memaafkan.
"Masih ada waktu, kami mengharapkan pelapor di bulan suci ini untuk bisa berbaik hati maaf memaafkan," kata Yusri Yunus di kantornya, Senin (4/5/2021).
Lebih lanjut Yusri mengatakan, polisi saat ini mengedepankan restorative justice sesuai instruksi Kapolri terkait penanganan kasus pencemaran nama baik dan ITE. Karenanya, upaya media akan betul-betul dimaksimalkan.
"Kita tunggu, sampai dengan nanti seperti apa. Yang jelas upaya restorasi justice sudah kami lakukan dengan mediasi sebanyak dua kali," ujar dia.
Sementara, penyidik masih terus melakukan penyidikan sebelum lakukan gelar perkara. Yusri mengatakan akan ada beberapa saksi yang diminta keterangannya.
"Tahap penyidikan masih jalan, saksi ahli juga kita masih menunggu. Ada saksi bahasa, saksi IT, saksi pidana, dan lain-lain," kata Yusri Yunus.
Kasus pencemaran nama baik ini bermula saat Adly Fairuz dituduh Yuli melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada istrinya, Angbeen Rishi.
Yulia mengatakan bahwa putrinya mendapat perlakuan kasar dari Adly Fairuz. Namun hal itu kemudian dibantah langsung Angbeen Rishi.
Baca Juga: Ogah Damai dengan Mertua, Adly Fairuz Ngotot Lanjutkan Proses Hukum
Atas ucapannya ini, mertua Adly Fairuz dilaporkan ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik kepada sang aktor. Laporan dibuat di Polda Metro Jaya pada akhir 2019.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Penipuan Masuk Akpol, Adly Fairuz Diperiksa Polisi dan Muncul Bukti Percakapan
-
Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad
-
Digugat Rp5 Miliar Terkait Jasa Pelolosan Akpol, Adly Fairuz Bantah Pernah Menipu
-
Adly Fairuz Terseret Dugaan Penipuan Akpol Rp3,65 Miliar, Begini Kronologinya
-
Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal, Tipu Korban Rp3,6 Miliar Modus Lolos Akpol
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap