Suara.com - Ridho Hafiedz alias Ridho Slank selama ini dicap sebagai anak baik-baik di grup Slank. Selain penampilannya yang kalem, gitaris 47 tahun ini juga bersih dari narkoba, di mana personel lainnya pernah menjadi pecandu.
Namun cap anak baik-baik rupanya tak disukai Ridho Hafiedz. Suami Ony Serojawati ini menilai, ia juga punya kenakalan tersendiri, namun beda dari personel Slank lainnya.
"Itu yang gue nggak suka (dicap anak baik-baik). Itu image yang dibuat media zaman dulu. Zaman awal-awal gue di Slank, salah satunya Hai bahwa gue nggak nge-drugs gue anak baik-baik," kata Ridho Hafiedz, di video Ari Lasso yang diunggah Rabu (20/5/2021).
Ridho Hafiedz mengakui, meski tak memakai narkoba, ia justru penikmat minuman berakohol, meski ia juga bukan pecandu. Dari situ, ia merasa bukan sosok lelaki yang baik-baik.
"Gue memiluh dosa gue sendiri, gue punya dosa sendiri. Kalau lu menyuruh dosa gue di drug, itu bukan dosa gue, ibaratnya begitu lho. Kita memilih masing-masing," tutur Ridho Hafiedz, yang masuk ke Slank di album 7.
Bahkan Ridho Hafiedz mengakui, ia tak suka dengan karakter tentang dirinya yang digambarkan di film Slank Nggak Ada Matinya, yang disutradarai Fajar Bustomi. Menurutnya, itu sama sekali bukan dirinya.
"Mungkin saat preskonnya film Slank juga gitu. Ketika gue ditanya, lu suka filmnya Slank, gue bilang gue nggak suka. Karena gue dicerminkan jadi anak lemah, gue begini, no! Karena itu bukan karakter gue," imbuh Ridho Hafiedz.
"Gue bilang ke sutradaranya, 'Jar sebenarnya nggak ada gue di sini juga nggak apa-apa. lu capture cerita Bimbim dan Kaka aja. Kalau ada gue yang benar, ngga perlu banyak (porsinya) tapi bener. Dan statement gue (di film) nggak bener, kayak lemah," ujar Ridho Hafiedz.
Baca Juga: Profil Ridho Slank, Pernah Terpapar Covid-19 Hingga Tulis Surat Wasiat
Berita Terkait
-
Kolaborasikan Musik dan UMKM, Konser HS Hey Slank di Bandung Diserbu 25ribu Slankers
-
Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
-
Jawaban Slank Dibilang Kembali ke 'Setelan Pabrik' Usai Rilis Lagu Republik Fufufafa
-
Mengulas Empat Lagu Slank di Album Republik Fufufafa: Sentil IKN hingga Koruptor Rakus
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk