Suara.com - Drama Korea Law School baru saja tamat Rabu malam (9/6). Sadarkah bahwa ada beberapa kejadian dan kasus di drakor Law School yang mirip di Indonesia. Apa saja?
Drakor yang mengisahkan soal pengungkapan pembunuh Profesor Seo Byung Ju di sebuah Fakultas Hukum Universitas Hankuk ini berakhir dalam 16 episode.
Meski menyajikan cerita yang berat dan sarat akan pasal, Undang-Undang, dan hukum di Korea Selatan, tapi beberapa kasus dalam drakor Law School ini ternyata mirip dengan yang terjadi di Indonesia?
Penasaran apa saja kasus di drama Law School yang mirip di Indonesia? Berikut ulasannya. Hati-hati, artikel ini mengandung spoiler Law School loh.
1. Kasus Plagiarisme Disertasi
Dalam drakor Law School, mahasiswi cerdas bernama Kang Sol B tersandung masalah plagiarisme disertasi milik Profesor Seo Byung Ju.
Tapi, pada akhirnya Kang Sol B mengakui bahwa ia melakukan plagiarisme, sebenarnya Kang Sol B bisa saja menuliskan disertasi selevel dengan milik Profesor Seo, hanya saja ambisi sang ibu membuatnya harus melakukan plagiarisme tersebut.
Nah, kasus plagiarisme karya ilmiah ini juga beberapa kali terjadi di Indonesia, tapi yang paling mirip adalah kasus plagiarisme disertasi alumnus Program Doktoral Sekolah Teknik Elektrik dan Informatika ITB yang menjiplak karya ilmiah milik seorang peneliti dari Institute of Electrical and Electronics Engineers, Siyka Zlatanova.
2. Kasus Pelecehan Seksual
Baca Juga: Sinopsis Racket Boys dan Deretan Pemainnya, Episode Pertama Raih Rating Tinggi
Kisah cinta berujung pelecehan seksual terjadi pada Jeon Ye-seul yang berpcaran dengan Ko Yeong-Chang, putra Anggota Dewan Ko Hyeong-Su.
Yeong Chang sering melakukan kekerasan terhadap Ye-seul. Termasuk memerkosanya meski dia adalah pacar sendiri. Tapi di persidangan, Ye-seul malah dicecar dengan pertanyaan yang menyudutkannya sebagai korban. Beruntung, dalam sidang pembelaan diri, ia bisa diselamatkan oleh Profesor Yang Joong Hoon yang bertindak sebagai pengacaranya.
Kasus pelecehan seksual oleh pacar ini sebenarnya juga banyak terjadi di Indonesia. Hanya saja tak banyak korban yang berani mengungkapkan karena status mereka sebagai pacar si pemerkosa membaut pernyataan korban bisa disebut inkonsisten. Sama seperti kasus Ye-seul.
3. Kasus Penghapusan Perlindungan Informasi
Dalam drakor Law School Anggota Dewan Ko Hyeon Su berusaha mengajukan penghapusan UU Perlindungan Informasi karena bisa merugikan orang-orang yang berkata jujur soal fakta.
UU ini dibuat oleh Profesor Kim Eun Seok dari Fakultas Hukum Hankuk dan sebenarnya disetujui oleh Ko Hyeon Su demi meraih simpati saat kampanye. Ujung-ujungnya minta dihapus juga karena ternyata merugikan dan terlalu karet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular