Entertainment / film
Ferry Noviandi | Herwanto
Poster film In The Heights.

Suara.com - Pecinta film musikal wajib menonton film In the Heights. Selain menampilkan lagu-lagu dan tarian khas latin, film besutan sutradara Jon M Chu ini memiliki cerita yang apik.

Dalam film In the Heights seluruh warga imigran jauh dari stereotip kejam dan bengis yang selalu melekat pada masyarakat Latin. Dalam menjalani hidup, mereka sangat santai menjalani hidup meskipun penuh perjuangan untuk menghilangkan stigma negatif bangsa mereka.

In the Heights dibuka dengan nyanyian warga tempat di mana orang Latin berkumpul, Washington Heights, Manhattan, Amerika Serikat (AS).

Salah satu adegan film In the Heights. (Warner Bros)

Usnavi (diperankan Anthony Ramos) berjuang keras agar kehidupannya bisa lebih baik. Usnavi memiliki rencana harus pindah dari wilayah tersebut, namun rasa kekeluargaan di sana membuatnya merasa ragu. Apalagi, Usnavi jatuh cinta kepada perempuan cantik bernama Vanessa (Melissa Barrera).

Baca Juga: Sinopsis Film Old: Petaka Liburan ke Pantai Misterius

Usnavi sangat mahir nge-rap. Ia kerap membawa keceriaan di tempat ia tinggal dan membuat dirinya sangat dicintai.

Ketika warga merasa tidak punya kekuatan melawan diskriminasi pemerintah setempat, Usnavi paling berani bersuara untuk melawan ketidakadilan.

Selain Usnavi, film ini juga menceritakan seorang perempuan bernama Nina (Leslie Grace). Dia harus rela mengubur mimpinya demi meneruskan kuliah di Stanford University, Inggris, yang sudah ia jalani hampir lima semester. 

Sepanjang film, penonton akan dibuat kagum dengan dendang dan hentakkan musik yang disajikan. Alunan musik khas latin dan musik hip hop, rasanya sangat cocok di telinga masyarakat Indonesia.

Penyampaian dialog antara pemain disajikan dengan nyanyian para warga sekitar menjadikan film tersebut tak jenuh untuk ditonton.

Baca Juga: Sinopsis Film Collide: Aksi Pencurian Narkoba Demi Bayar Operasi Kekasih

In the Heights sudah mulai tayang di bioskop Tanah Air sejak 9 Juni 20201.

Komentar