- Pandji Pragiwaksono mengklarifikasi penyebutan Raffi Ahmad dalam spesial show "Mens Rea" untuk ilustrasi praktik pencucian uang.
- Tujuan utama materi tersebut adalah meningkatkan kesadaran publik mengenai isu bisnis ilegal dan mekanisme cuci uang.
- Hingga 2 Februari 2026, Pandji belum berkomunikasi dengan Raffi Ahmad mengenai penyebutan nama dalam pertunjukan komedi itu.
Suara.com - Pandji Pragiwaksono memberikan klarifikasi terkait penyebutan nama presenter Raffi Ahmad dalam spesial show Mens Rea yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Pandji menegaskan bahwa penyebutan nama Raffi sama sekali tidak ditujukan untuk membahas sosok artis tersebut secara personal.
Menurutnya, konteks utama materi yang dibawakan adalah soal praktik pencucian uang atau money laundry.
"Sebenarnya topik utamanya kan, seperti yang kalau diisi materinya, topik utamanya tuh bukan ke situ. Topik utamanya tuh tentang keberadaan bisnis ilegal yang kemudian terkait sama praktik cuci uang gitu," kata Pandji saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri pada Senin, 2 Februari 2026.
"Jadi topiknya tuh sebenarnya itu, pembahasannya itu," tambah Pandji.
Dia menjelaskan, materi tersebut sengaja diangkat dalam Mens Rea agar masyarakat awam lebih memahami dan menyadari isu pencucian uang yang kerap terjadi di sekitar mereka.
"Lebih supaya masyarakat awam saja dan aware dengan kondisi seperti itu. Itu aja sih sebenarnya," ujar Pandji.
Pandji juga mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada komunikasi langsung antara dirinya dengan Raffi Ahmad terkait penyebutan nama tersebut dalam pertunjukan.
Dalam salah satu segmen Mens Rea, Pandji memang membahas skema pencucian uang, termasuk bagaimana dana hasil kejahatan tidak bisa langsung digunakan begitu saja. Nama Raffi Ahmad disebut sebagai ilustrasi dalam penjelasan tersebut.
Baca Juga: Namanya Disebut di Mens Rea Pandji Pragiwaksono, Raffi Ahmad: Udah Biasa Digituin
Namun Pandji kembali menegaskan bahwa fokus materi bukan pada figur Raffi, melainkan pada asal-usul uang dan mekanisme yang kerap digunakan dalam praktik pencucian uang.
Pernyataan ini kemudian menjadi sorotan publik setelah potongan video Mens Rea beredar luas di media sosial dan memicu berbagai respons.
Di sisi lain, Raffi Ahmad juga telah memberikan tanggapan secara terpisah. Dia mengaku tidak mempermasalahkan namanya disebut dalam spesial show tersebut.
"Udah biasa saya digitu-gituin," ujar Raffi saat ditemui di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, spesial show Mens Rea mulai tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025 dan disajikan secara penuh tanpa sensor.
Dalam pertunjukan ini, Pandji memanfaatkan panggung stand-up comedy untuk mengulas berbagai isu sosial dan politik aktual dengan gaya observasi yang tajam dan lugas.
Dia menyoroti kondisi politik pasca-Pemilu 2024, mengkritisi perilaku pejabat publik, hingga menyinggung sejumlah tokoh besar yang kerap dianggap sensitif untuk dibahas.
Materi Mens Rea dinilai relevan dengan situasi demokrasi di Indonesia, dibalut komedi satire yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton berpikir kritis.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Apresiasi Sikap Gibran Tanggapi Candaan Mens Rea: Bijak dan Paham Pop Culture
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Pilih Netflix untuk Tampilkan Mens Rea yang Berujung Pro Kontra
-
Pandji Pragiwakson Sudah Minta Maaf Kasus Toraja, Pasrah Bila Proses Hukum Tetap Berjalan
-
Habib Bahar Bin Smith Respons Keras Pandji Pragiwaksono yang Jadikan Salat Bahan Lelucon
-
Buktikan Diri ke Mantan Suami, Shyalimar Malik Siapkan Putranya Jadi The Next Raffi Ahmad
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"
-
Surabaya Masuk Peta Tur Asia Hillsong Worship 2026, Konser Digelar September
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV