Suara.com - Arya Saloka hanya bisa bersyukur sinetron Ikatan Cinta yang dibintanginya bersama Amanda Manopo mendapat penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Mendapat penghargaan tersebut, pemeran Aldebaran itu mengaku bahagia. Dia berjanji bakal menjaga kualitas aktingnya untuk bisa lebih baik lagi.
"Penghargaan ini, alhamdulillah bisa dipercaya lagi. Berarti ke depannya kita harus mempertahankan dan meningkatkan kemampuan," kata Arya Saloka saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (1/7/2021).
Senada dengan Arya, Amanda juga mengucap syukur. Namun dia memastikan kesuksesan Ikatan Cinta berkat orang-orang di belakang layar.
"Ini semua bukan karena saya. Tapi karena orang-orang di balik layar, terutama dari sutradara, produser dan kru yang membuat Ikatan Cinta sukses," ujar Amanda.
"Semuanya saling membantu, semuanya bekerja dengan rasa, secara ikhlas dan akhirnya seperti saat ini," katanya lagi.
Amanda Manopo pun berharap dengan adanya penghargaan tersebut bisa membuat industri sinetron dan film di Tanah Air makin berkembang.
"Terima kasih sudah memberikan penghargaan kepada sinetron Ikatan Cinta. Semoga perfilman dan sinetron Indonesia semakin berkembang dan bisa membawa dan mengharumkan nama Indonesia," katanya.
Sinetron Ikatan Cinta mendapat penghargaan sebagai program TV yang paling banyak ditonton dan menghibur selama pandemi.
Baca Juga: Wow! Arie Kriting dan Arya Saloka Jualan Pisang?
Arlangga juga menilai penghargaan diberikan karena sinetron yang diproduksi MNC Pictures itu telah menciptakan lapangan pekerjaan di tengah pandemi covid-19.
"Di tengah berbagai kalangan mencari cara bagaimana cara keluar dari covid dan tetap berkreasi, tetap menciptakan lapangan pekerjaan, dan tetap menghasilkan," ujarnya.
Airlangga menilai para fans Ikatan Cinta tidak pernah mau meninggalkan jalan cerita sinetron tersebut. Sehingga AC Nielsen memberikan peringkat di atas rata-rata.
"Mungkin saya tidak menonton setiap hari, namun saya mendapatkan informasi laporan. Ini luar biasa terutama ibu-ibu menonton dan tidak pernah lepas dari jamnya. Semua acara tidak ada pada jam-jam ikatan cinta. Ini luar biasa," kata Airlangga.
Berita Terkait
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?
-
Suami Ikut Nangis di Ruang Operasi, Amanda Manopo Ungkap Detik-Detik Persalinan Anak Pertama
-
Amanda Manopo Melahirkan Anak Pertama di Tanggal Unik
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
-
Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
-
Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit
-
Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara
-
Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z
-
Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?
-
Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari