Suara.com - Meski telah meminta maaf, Deddy Corbuzier masih merasa heran atas somasi yang diterimanya dari puluhan asosiasi penyandang disabilitas gara-gara konten 'Orang Gila' di kanal Youtube miliknya.
Ayah satu anak ini sedih karena kebaikannya pada kaum difabel tak pernah disorot. Ini dibuktikan lewat video kebersamaannya dengan penyandang tunanetra di Instagram.
"Saya mau tanya ke kalian semua...Video ini hanya dua dari... Ratusan... Ratusan.. Kedekatan saya dan kepedulian saya pada mereka (kaum disabilitas). Saya bertanya... Kok tidak pernah ada satupun asosiasi yang memberi saya penghargaan," tulis Deddy di keterangan foto.
Tapi Deddy Corbuzier disomasi ketika dia dan komika Mongol Stresdi podcast menyinggung kaum difabel meski dalam konteks bercanda. Dia heran bukan main atas somasi tersebut.
"Delapan puluh asosiasi dari komunitas difabel dll memberi saya somasi karena konteks jokes "orang gila" dengan tuntutan hukum dsb. Nggak apa-apa, takut akan hukumnya? Not really," ungkapnya.
Sekali lagi, Deddy Corbuzier menegaskan kemana asosiasi tersebut saat dia peduli dengan kaum difabel. Paling baru adalah ada obrolan Deddy dengan seorang anak autisme.
"Kenapa nggak ada asosiasi komentar ke saya langsung? Sekali lagi saya bertanya...Saat ratusan tangan mereka saya jamah..Saat saya berkunjung ke mereka satu persatu sejak dulu. Atau bahkan saat tadi pagi saya upload video tentang hebatnya anak Autisme... Where are u guys??" tulis Deddy Corbuzier.
Namun pendapat Deddy tersebut tak lantas menghilangkan permintaan maafnya atas somasi yang datang.
"Sekali lagi saya tetap minta maaf Kalau saya sudah buat konteks jokes yang dianggap bodoh.. maaf. Saya tidak punya asosiasi.. Tidak punya foundation dll, Saya hanya punya memori pada mereka dan mereka pada saya... And no matter what u guys do to blame me, love them," katanya.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Merinding Dengar Pengakuan Mongol, Seram Baru Diungkap ke Publik
Deddy Corbuzier dan komika Mongol Stres disomasi oleh Perhimpunan Jiwa Sehat dan 86 badan organisasi penyandang disabilitas. Somasi ini terkait obrolan keduanya di Podcast Deddy Corbuzier berjudul Orang Gila Bebas Covid!
Ketua Perhimpunan Jiwa Sehat, Yeni Rosa Damayanti mengatakan konten Deddy dan Mongol menyinggung perasaan banyak orang.
"Bukan hanya penyandang disabilitas mental tapi penyandang disabilitas secara keseluruhan," kata Yeni dalam jumpa pers virtual, Rabu (30/6/2021).
Ada beberapa hal yang disoroti Yeni. Pertama, soal penyebutan "orang gila". Sedianya, Yeni melanjutkan, kata orang gila diganti menjadi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Poin lainnya, Yeni menyinggung pernyataan di dalam podcast tersebut yang dinilai tak sesuai fakta di lapangan.
"Dalam dialog antara Deddy dan Mongol di podcast, Mongol ada mengatakan "Rumah sakit jiwa di seluruh dunia belum ada satupun yang terpapar covid," padahal, ODGJ juga telah banyak (terpapar Covid-19) dan berpotensi terpapar Covid-19 sesuai data," ujar Yeni sembari menunjukkan data-data link pemberitaan soal kluster RSJ.
Berita Terkait
-
Geram Harta Kekayaannya Ditelanjangi, Inul Daratista Ngamuk dan Ancam Lapor Polisi
-
Mulan Jameela Santai Ngaku Diselingkuhi, Respons Ahmad Dhani Bikin Geleng Kepala: Gue Keren
-
Satire Deddy Corbuzier soal Menteri PPPA Usul Pindahkan Gerbong: Gue Patriarki, Saya Bela Ibu!
-
Sambil Nangis, Egi Fazri Minta Maaf dan Janji Berhenti Ngaku Mirip Vidi Aldiano
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim