Suara.com - Band metal asal Garut, Jawa Barat, Voice of Baceprot, sedang ramai diperbincangkan karena prestasinya. Grup yang terdiri dari tiga perempuan itu bakal melakukan tur Eropa pada 2021. Bagi yang penasaran, simak deretan fakta Voice of Baceprot berikut.
Digawangi tiga perempuan berhijab yang telah berkawan sejak sekolah, Voice of Baceprot akan mengikuti tur bertajuk Fight Dream Believe dengan pemberhentian di Belanda, Belgia, Perancis, dan Swiss.
Band ini dibentuk pada 2014 lalu, sejak para anggotanya masih mengenyam pendidikan di Madrasah. Untuk lebih jelasnya, berikut fakta-fakta Voice of Baceprot.
1. Awal mula Voice of Baceprot
Voice of Baceprot atau yang juga dikenal sebagai VoB, digawangi oleh Firda Marsya Kurnia (vokal dan gitar), Widi Rahmawati (bass), dan Eusi Siti Aisyah (drum). Mereka membentuk band pada 14 Februari 2014.
Band ini dibentuk saat ketiganya masih mengenyam pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Al Baqiyatussolihat, dibantu oleh guru konseling bernama Ersa Eka Susila Satia.
2. Arti dibalik Voice of Baceprot
Sama seperti nama pada umumnya, Voice of Baceprot memiliki arti tersendiri bagi ketiga anggotanya.
Baceprot merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti "berisik" atau "bawel". Marsya, Widi, dan Siti sepakat memakai kata itu lantaran merepresentasikan musik yang mereka bawakan.
Baca Juga: Voice of Baceprot, Band Metal Hijaber Asal Garut Bakal Tur Eropa!
3. Legok Teater Baceprot
Nama Baceprot nampaknya juga terinspirasi dari klub teater yang jadi tempat awal mula pertemanan Marsya, Siti, dan Widi.
Sebelum memutuskan untuk membentuk grup metal, para anggota Voice of Baceprot mengikuti ekstrakulikuler teater saat SMP, di mana ketiganya memerankan anggota band di salah satu pertunjukan.
4. Karya Voice of Baceprot
VoB mencuri perhatian publik dengan menelurkan single pertama mereka yang berjudul School of Revolution pada 2018 lalu. Lagu itu berisi cara pandang sekaligus keresahan mereka terhadap ruang belajar.
Sebelum punya lagu sendiri, VoB sudah disorot karena aksi memukau mereka saat cover lagu para musisi terkenal seperti Slipknot, Rage Againts The Machine, hingga Red Hot Chilli Peppers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Syuting Film Extraction: Tygo di Tangerang, Anak-Anak Jadi 'Petugas' Dadakan Bantu Atur Lalu Lintas
-
Review Bridgerton Season 4 Part 1, Romansa Benedict dan Sophie Terlihat Menjanjikan
-
Produksi Prekuel John Rambo Resmi Dimulai, Noah Centineo Gantikan Sylvester Stallone
-
Sinopsis Take Charge of My Heart, Kisah Cinta Unik Pria dengan Jantung Buatan dan Wanita Listrik
-
Beredar Isu Ressa Rizky Rosano Anak Denada Pernah Menikah dan Cerai, Nama Dini Kurnia Terseret
-
Rekaman CCTV Ungkap Kehadiran Reza Arap Saat Lula Lahfah Meninggal, Bawa Dokter ke Apartemen
-
Tayang di Indonesia, Sutradara Terharu Papa Zola The Movie Didukung Kreator Animasi Asia Tenggara
-
Teka-teki Kematian Lula Lahfah Terjawab, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan
-
Irfan Hakim Klarifikasi Usai Diserang Gegara Diduga Bela Denada yang Tak Akui Ressa Anak Kandung
-
Voyagers Malam Ini: Eksperimen Psikologis: Apa yang Terjadi Jika Manusia Bebas dari Kontrol?