Entertainment / Film
Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:30 WIB
Papa Zola The Movie [Instagram]
Baca 10 detik
  • Film animasi Malaysia, Papa Zola The Movie, sukses meraih lebih 200 ribu penonton di Indonesia dalam sepekan.
  • Sutradara Nizam Abd Razak mengapresiasi dukungan kuat dari kreator animasi Asia Tenggara dan jaringan bioskop setempat.
  • Kesuksesan film ini didorong oleh cerita hangat sarat nilai moral tentang keluarga yang menarik berbagai kalangan usia.

Suara.com - Film animasi Papa Zola The Movie mencatatkan pencapaian mengesankan sejak penayangannya di bioskop Tanah Air.

Dalam waktu sepekan sejak tayang, film animasi asal Malaysia ini berhasil meraih lebih dari 200 ribu penonton di Indonesia. Angka tersebut menjadi bukti antusiasme tinggi masyarakat terhadap film animasi keluarga yang mengusung cerita hangat dan sarat nilai moral.

Kesuksesan Papa Zola The Movie di layar lebar Indonesia tidak lepas dari dukungan ekosistem animasi yang semakin kuat, baik dari penonton maupun para kreator animasi di kawasan Asia Tenggara.

Film ini dinilai mampu menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, berkat ceritanya yang ringan, menghibur, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari keluarga.

Pencapaian tersebut pun membuat Sutradara sekaligus Penulis Papa Zola The Movie, Nizam Abd Razak, merasa terharu. Sebagai CEO MONSTA, Nizam menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan oleh sesama kreator animasi di kawasan ini.

Papa Zola The Movie siap tayang di bioskop Indonesia pada 23 Januari 2026. [Instagram]

“Dukungan dari sesama kreator animasi di kawasan ini seperti Jumbo, Si Juki, dan Adit Sopo Jarwo sangat berarti bagi kami. Ini menunjukkan semangat kebersamaan di dunia animasi Asia Tenggara,” ujar Nizam dalam surel yang diterima Suara.com pada Jumat, 30 Januari 2026.

Menurut Nizam, dukungan lintas negara dan lintas studio tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri animasi.

Ia menilai bahwa kolaborasi dan saling mendukung antarkreator dapat memperkuat posisi animasi Asia Tenggara di tengah dominasi film-film besar dari industri global.

Tak hanya itu, Nizam juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jaringan bioskop di Indonesia yang telah memberikan ruang bagi Papa Zola The Movie untuk menjangkau penonton secara luas.

Baca Juga: Hellboy (2019): Si Anak Iblis yang Berusaha Balas Dendam pada Penyihir Kuno, Malam Ini di Trans TV

“Kami juga berterima kasih kepada jaringan bioskop di Indonesia seperti Cinema XXI, CGV, Cinepolis, dan lainnya yang telah membantu membawa film ini ke penonton di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia menambahkan, dukungan dari jaringan bioskop memiliki peran penting dalam memperkenalkan film animasi keluarga kepada masyarakat.

Dengan jangkauan yang luas, Papa Zola The Movie dapat dinikmati oleh penonton dari berbagai daerah, tidak hanya di kota-kota besar.

“Sebagai sutradara, saya sangat senang melihat banyak keluarga menikmati film ini bersama dan merasakan momen kebersamaan di bioskop,” imbuh Nizam. 

Seperti diketahui, Papa Zola The Movie memang menuai sorotan sejak awal penayangannya karena mengangkat cerita yang penuh pesan moral, seperti pentingnya kebersamaan keluarga, kejujuran, dan saling memahami.

Nilai-nilai tersebut disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak, tanpa kehilangan daya tarik bagi penonton dewasa.

Load More