Suara.com - Laura Aprilya Bakkara kembali mendatangi Polda Metro Jaya didampingi kuasa hukumnya demi memenuhi panggilan pihak penyidik pada Rabu (10/11/2021).
Perempuan asal Manado itu akan menjalani pemeriksaan terkait laporannya terhadap Shandy Aulia.
"Hari ini kita tentang pasal 27 ayat 3, tentang pencemaran nama baik, hari ini dalam kapasitas dipanggil sebagai saksi pelapor," ungkap Rinto Maho kuasa hukum Laura setibanya di Polda Metro Jaya, Rabu.
Dia mengatakan kehadiran kliennya ke Polda Metro Jaya sebagai bentuk keseriusannya dalam mencari keadilan.
"Karena ini ada peradilan yang dibangun oleh terlapor, peradilan dari dianya, jadi bukan peradilan resmi. Dia buka kolom komentar lalu dia posting hal-hal yang bersifat provokatif kepada Laura," ujar Rinto.
Dalam pemeriksaan tersebut, Rinto membawa bukti berupa capture foto video yang berkaitan dengan Shandy Aulia.
"Bukti yang kita bawa ada video, video sudah kita serahkan pada penyidik, CD screenshot percakapan, semua sudah termasuk narasi apa-apa aja," tuturnya.
Seperti diketahui Laura melaporkan Shandy Aulia dan ibunya, Elsye Dopong ke Bareskrim Polri pada 27 Agustus 2021 atas kasus dugaan pencemaran nama baik dengan sangkaan pasal 27 Ayat 3 UU ITE. Kekinian kasus itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Sebelum membuat laporan ini, dia juga melaporkan Shandy Aulia dengan Pasal 27 Ayat 2 ITE tentang pendistribusian terkait perjudian.
Baca Juga: 9 Potret Sekolah yang Dibangun Cinta Laura di Pedalaman, Ada Ruangan Khusus Menjahit
Laporan yang dilayangkan pada 26 Agustus 2021 itu teregister dengan nomor LP/B/4180/VIII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.
Sebagai Informasi, kasus perseteruan Laura Aprilya dan Shandy Aulia bermula saat Laura mengomentari aktivitas anak Shandy Aulia, Claire di Instagram. Ia menilai Claire terlalu kurus dan menyamakan putri Shandy Aulia itu dengan hewan.
Awalnya, Shandy Aulia sempat ingin mempolisikan Laura dan telah meminta bantuan 15 pengacara termasuk Hotman Paris. Tapi atas saran Hotman, laporan itu pun dibatalkan.
Namun siapa sangka, Laura justru melaporkan Shandy Aulia beserta ibu dan asistennya.
Berita Terkait
-
Sunda Emperor, Film 100 Persen Berbahasa Sunda yang Siap Tayang di Bioskop 2026
-
Sunda Emperor Siap Tayang 2026, Film Petualangan Komedi Full Bahasa Sunda
-
Peran Sentral Cinta Laura di Film Para Perasuk yang Tembus Sundance 2026
-
Pernah Titip Doa, Kenangan Jennifer Coppen tentang Lula Lahfah Bikin Haru
-
Pesan Terakhir Lula Lahfah ke Jennifer Coppen Terungkap, Titip Doa untuk Laura Anna
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
3 Drakor Terbaru Shin Hae Sun, The Art of Sarah Tayang di Netflix
-
Anak Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Laki-Laki atau Perempuan? Akhirnya Diumumkan
-
Bela Sule, Nathalie Holscher Semprot Teddy Pardiyana karena Minta Jatah Warisan
-
Tak Cuma Jago Akting, Aktor Chandra Wahyu Sabet Penghargaan Inspiratif di HPN 2026
-
Rumah Tangga Apris Devita Diganggu, Guntur Tiyoga Bantah Pernah Nikah dengan Delia Yasmine
-
4 Fakta Kim Ju Ae, Remaja Putri 13 Tahun Calon Penerus Kim Jong Un
-
Virgoun Buktikan Tak Persulit Inara Rusli Temui Anak-Anak
-
MAXStream Rilis Serial Orisinal Baru 'Agent 0812' Khusus Temani Ngabuburit Ramadan 2026
-
5 Film Romantis Paling Fenomenal untuk Temani Momen Valentine 2026
-
Langkah Berani Girl Group Indonesia, No Na Terang-terangan Dukung LGBT