Suara.com - Nirina Zubir membongkar borok Riri Khasmitha, eks pembantu rumah tangga ibundanya yang diduga meenggelapkan enam aset milik keluarganya.
Istri Ernest, gitaris grup band Cokelat tersebut menunjukkan catatan Cut Indria Marzuki, almarhumah ibundanya terkait utang Riri Khasmita.
"Ini adalah contoh notes yang almarhum ibu saya tulis mengenai pinjam meminjang uang tersangka Riri Khasmita. Contoh notes kecil inilah yang menjadi pembuka mata kami terhadap tersangka," terang Nirina Zubir lewat akun media sosial Instagram.
Selanjutnya, Nirina juga menyebut masih ada orang tersangka lainnya yang masih belum memnuhi panggilan polisi. Keduanya, menurut Nirina Zubir, berprofesi sebagai notaris.
"Sekarang ini masih ada 2 notaris yang sudah menjadi tersangka. Tapi masih belum memenuhi
panggilan polisi. Atas nama Ina Rosaina dan Erwin Riduan. Mereka adalah PPAT JAKARTA BARAT
yang tanda tangannya tertera di sertifikat yang telah di balik nama menjadi atas nama Riri Khasmita dan suaminya Edrianto.
Sebelumnya, penyidik Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut penggelapan aset keluarga Nirina Zubir. Tiga diantaranya merupakan oknum notaris yang diketahui berinisial F, IR, dan ER.
Sedang dua tersangka lainnya diketahui adalah Riri Kasmita yang merupakan mantan asisten rumah tangga di keluarga Nirina Zubir dan suami Riri atas nama Endrianto. Kelima tersangka dikenakan yakni pasal berlapis Pasal 378, 372, dan 263 KUHP tentang Penipuan dan Pemalsuan Dokumen.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat beberkan Riri Khasmita usai rampas aset Rp17 miliar. Dari hasil kejahatannya Riri membangun bisnis makanan.
"Frozen food itu faktanya. Faktanya dia sekarang punya bisnis itu. Motivasinya adalah mencari keuntungan, uang sudah pasti,” kata Tubagus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021) lalu.
Berita Terkait
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis
-
AEML: SE Mendagri Beri Kepastian Insentif Pajak dan Investasi Kendaraan Listrik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam