Suara.com - Kisah tragis Upin dan Ipin yang viral di media sosial, akhirnya mendapat respons dari tim produksi. Perusahaan tersebut menegaskan, kisah si kembar adalah rekayasa.
Laman Instagram Upin Ipin menjelaskan, segala cerita dari bocah Malaysia itu adalah hasil kreativitas tim penulis dari Les' Copaque Production. Sebagai informasi, perusahaan tersebut berbasis di Selangor, Malaysia.
"Tidak diambil ataupun terinspirasi dari kisah seseorang yang masih hidup maupun yang telah tiada," demikian keterangan itu dirilis pada Senin (17/1/2022).
Pihak produksi menyebut, ide cerita Upin dan Ipin berasal dari pengisi suara Opah, Hajah Ainon. Kisahnya untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak.
"Setiap cerita yang ditulis bukan saja mudah dipahami, tetapi juga sarat dengan pesan bermanfaat," imbuhnya.
Warganet yang melihat postingan tersebut akhirnya tercerahkan. Sebab pihak terkait telah memberikan klarifikasi terhadap berita yang viral sejak kemarin.
"Memang benar-benar ya netizen Tik Tok, sampai diklarifikasi sama pihaknya," kata akun @ahsanu_takwin.
"Langsung klarifikasi, terima kasih min. Salam dari Indonesia," timpal akun @zainuddinzidane.
Sebelumnya, seorang warganet membagikan video kuburan bertuliskan Upin dan Ipin. Dua nama itu disebut wafat setelah mengalami kecelakaan saat berlibur.
Baca Juga: Viral Video Kuburan Upin Ipin Beredar di TikTok, Netizen: Pantes Gak Pernah Gede
Upin bersama orangtuanya tewas di tempat. Sementara Ipin sempat trauma dan meninggal dan sang kakak, Ros mengalami trauma.
"Pantesan nggak pernah gede, ternyata kisah berdasarkan khayalan opa 10 tahun lalu," demikian keterangan video dikutip dari @nenk_update, Senin (17/1/2022).
Berita Terkait
-
Mengenal Ismail Bin Mail: Figuran yang Berjiwa Enterpreneur dan Leadership
-
Viral Karakter Kartun Editan AI 'Buka Suara': Kritik Kebijakan saat Banjir Sumatra
-
Warga Malaysia Ikut Demo, Upin Ipin Sampai Bikin Postingan Khusus Buat Indonesia!
-
Susanti Nangis, Upin Ipin Doakan Indonesia Segera Pulih
-
Upin Ipin Doakan Indonesia Agar Pulih, Netizen: Susanti Jangan Pulang, Nanti Dilindas
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional