- Karakter kartun populer editan AI viral mengkritik kebijakan penanganan banjir Sumatra.
- Video menampilkan Upin Ipin hingga Doraemon menyindir isu sawit dan bantuan.
- Konten viral di TikTok, Instagram, dan X menuai apresiasi serta kritik.
Suara.com - Netizen terkenal kreatif untuk mengemukakan pendapat di media sosial. Memanfaatkan editan menggunakan Artificial Intelligence (AI), beberapa konten kreator membuat karakter kartun "buka suara" mengkritik kebijakan saat banjir Sumatra melanda.
"Rezim Indonesia sedang di-bully (dirisak) di seluruh dunia," tulis @SumandoGaek.
Postingan yang dibagikan viral setelah memperoleh 13 ribu Retweet dan 37 ribu tanda suka di X.
Video animasi editan menampilkan beberapa karakter ikonis seperti Upin Ipin, BoBoiBoy, Barbie, Doraemon, bahkan Minions.
Konten viral awalnya dibuat hanya dengan meniru pengisi suara karakter animasi oleh akun TikTok @caciliaaaaa.
Setelah viral dengan jutaan tontonan di TikTok, konten parodi lantas dibuat ulang memakai AI oleh Hasya (@hasyaapp).
Editan AI tersebut juga berhasil viral di Instagram dan X. Video menampilkan Upin Ipin dan Rara berbincang mengenai kelapa sawit.
"Kita punya sepuluh juta hektar lahan kelapa sawit," ucap Upin.
"Wuih berlebihan," jawab karakter lainnya. "Katanya yang penting pohon, ada daunnya," sindir Rara.
Baca Juga: Pemerintah Bangun 2.603 Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatra Mulai Bulan Ini
Ada pula karakter Barbie yang membicarakan mengenai daerah untuk bermain jetski.
"Heish!... Kau tengok atap yang terapung-apung tu?. Rumah warga kat sini dah terhempas." (Rumah warga di sini sudah terhempas)," ucap Kak Ros.
Doraemon juga menyindir mengenai pemberian bantuan yang seolah dipersulit.
"Tapi sayangnya, saat ini yang donasi harus izin. Semuanya dipersulit," ungkap Doraemon.
"Mau terima bantuan pun harus tunjuk data diri. Padahal semua berkasnya pun dah hanyut dibawa air," balas Boboiboy.
Ribuan netizen mengapresiasi bentuk kritik tersebut. Meski begitu, terdapat beberapa netizen yang menyinggung adanya hak cipta mengingat itu merupakan editan AI.
Berita Terkait
-
Viral Video Main Golf di Tengah Bencana Sumatra, Kepala BGN Dadan Hindayana Buka Suara
-
Kemenkes Waspadai Leptospirosis Pascabanjir, Gejalanya Mirip Demam Biasa tapi Bisa Mematikan
-
Bareskrim: Mayoritas Kayu Gelondongan Banjir Sumatra Diduga dari PT TBS
-
10 Film Animasi Terbaik Sepanjang 2025 dengan Skor Tertinggi Versi Rotten Tomatoes
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
iQOO 15R dan iQOO Z11x Masuk ke Asia Tenggara: Usung Layar Mewah, Kamera 200 MP
-
7 HP AMOLED 120Hz RAM 8 GB Terbaik 2026, Hanya Rp2 Jutaan Siap Libas Game Berat
-
POCO C81 dan Redmi A7 Pro Siap Masuk ke Indonesia: HP Murah dengan Baterai Jumbo
-
28 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Februari: Klaim Diamond, Voucher Sukuna, dan Fist Skin
-
Harga Huawei Nova 14i Terungkap, HP Murah Anyar dengan Baterai 7.000 mAh
-
40 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Februari: Klaim Musiala 116 Gratis dan Bek 115-117
-
Roster RRQ untuk MPL ID Season 17 Terungkap, Siap Bangkit di Musim Baru?
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 1 Februari: Raih Item Stellar Sea dan Groza Yuji
-
7 Tablet Rasa Laptop Spek Dewa Harga di Bawah Rp3 Juta: Layar OLED Lebar, RAM 12 GB
-
4 Rekomendasi HP Android dengan Memori 512 GB, Tak Perlu Repot Hapus Foto Lagi