Suara.com - Penulis novel Layangan Putus, Eca Prasetya atau dikenal dengan Mommy ASF menangis ketika bercerita tentang anak bungsunya yang meninggal dunia di tengah problem rumah tangganya.
Air matanya tumpah begitu Shireen Sungkar menyinggung anak kelimanya yang meninggal dunia saat akan dilahirkan.
"Kalau masalah anak emang emosional ya, cuma aku mungkin lebih kayak merasa bersalah sama nomer lima," ucap Mommy ASF sambil mengusap air mata dikutip dari YouTube The Sungkars, yang diunggah Jumat (21/1/2022).
Perempuan yang berprofesi sebagai dokter hewan itu merasa bersalah karena telah memperlakukan anak kelimanya berbeda dibanding keempat anak yang lain. Pasalnya, anak kelima ini hadir saat kondisi emosinya yang tak stabil dan ia menyibukkan diri dengan bekerja.
"Karena sebelumnya, anak 1,2,3,4 itu kan kayak penuh dinantikan, dirawat, disayang, tapi yang kelima aku malah sibuk kerja, ke dokter sebisanya aku, tawaf ke mall muter-muter," ungkapnya.
Oleh karena itu, Mommy ASF amat merasa bersalah saat kehilangan anaknya. Sebab, ia merasa sudah egois.
"Jadi kayak lebih merasa bersalah. Jadi waktu kehilangan itu lebih nyalahin diri sendiri," sambungnya.
Ia berpikir dengan menyibukkan diri bisa mengelola kegundahannya dengan baik dan memperlancar persalinan karena banyak bergerak.
"Kok bisa aku takabur banget. Jadi kayak nanti lahirannya pasti mudah," ucapnya.
Baca Juga: 5 Pesan untuk Pasangan yang Bisa Diambil dari Serial Layangan Putus
Merasa sedih dan bersalah karena kehilangan anak kelimanya, Mommy ASF pun menghibur diri. Ia yakin apa yang tertakdir padanya adalah hal yang baik.
"Menghibur dirinya mungkin aku dalam kondisi kayak gini belum dipercaya sama Allah untuk ada bayi ini," ungkapnya.
"Udah ada kakak-kakaknya yang aku harus fokusin dulu mungkin. Dia Insya Allah nunggu di surga aja, nggak ada takdir yang buruk insyaallah," imbuhnya lagi.
Seperti diketahui, kisah novel Layangan Putus disebut diambil dari kisah nyata Mommy ASF. Suaminya berselingkuh saat dirinya hamil anak ke-5.
Berita Terkait
-
Kabar Terbaru Lola Diara Si Pelakor Layangan Putus, dari Sosialita Kini Jual Preloved
-
Bukan Cuma Dipoligami, Dokter Eca Prasetya Layangan Putus Ternyata Korban KDRT sebelum Cerai
-
8 Film Perdana Tayang di Layar Kaca, Trans7 Siap Hadirkan Exhuma Hingga Badarawuhi
-
Series Layangan Putus dan Kupu Malam Siap Tayang di NET
-
Tak Main di Film Layangan Putus, Putri Marino Ternyata Capek Jadi Istri Diselingkuhi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura