Suara.com - Artis Nikita Mirzani angkat bicara terkait pelanggaran PPKM yang dilakukan Holywings Bogor. Selaku salah satu pemilik saham Holywings, dia mengaku tak tahu tentang hal itu.
"Kalau di Bogor gue nggak tahu karena jauh. Gue juga belum pernah ke situ. Waktu kemarin mau grand opening saja gue nggak datang karena gue kena Covid-19," ujar Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/2/2022).
Meski begitu, Nikita Mirzani meyakini bahwa aduan tentang aktivitas di Holywings yang ternyata melanggar aturan PPKM dipicu oleh rasa tidak suka dari para pesaingnya.
"Sebenarnya gini ya, namanya bisnis, apalagi besar dan disukai banyak orang pasti ada saja yang nggak senang. Itu wajar sih," tutur sang presenter.
Nikita Mirzani paham tentang sistem kerja Holywings selama pandemi Covid-19. Apalagi di setiap peningkatan level PPKM. Perempuan 35 tahun ini bersama pemegang saham Holywings yang lain juga sudah menerapkan kebijakan sendiri soal protokol kesehatan.
"Kalau diperketat, selalu diperketat. Cuma ya sekarang gini, kalau ada orang videoin lagi minum, orang lagi minum, ya nggak pakai masker dong? Lo ada gila-gilanya. Lagi makan ya nggak pakai masker dong," jelas Nikita Mirzani.
"Jadi nggak ada yang dilanggar sebetulnya. Ya namanya tempat begitu kan orang mau minum, mau makan, mau ngerokok. Jadi nggak ada yang melanggar," imbuhnya.
Nikita Mirzani kemudian mencontohkan salah satu kebijakan Holywings yang dibuat sebelum penerapan PPKM level 3 di Jabodetabek.
"Mereka selalu tutup setengah 12 kok. Jadi misal ada video yang diambil beredar, itu sebelum jam setengah 12. Jadi cuma dibesar-besarkan, ditaruh di media sosial, digoreng, akhirnya ya jadi seperti ini," terang Nikita Mirzani.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Ditantang Tinju Vicky Prasetyo, Hotman Paris: Jangan Bikin Gua Malu
Sebagaimana diketahui, Holywings Bogor terjaring razia protokol kesehatan pada 11 Februari 2022. Di mana Holywings Bogor dianggap melanggar jumlah kapasitas pengunjung dan jam operasional selama pemberlakuan PPKM level 3.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis