Baru-baru ini beredar kabar bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan acara yang dibintangi oleh Ayu Ting Ting. Kabar tersebut sempat viral dan menjadi trending topic di Twitter.
Salah satu yang mengabarkan hal tersebut adalah akun YouTube MAZ TV. Akun ini menyebutkan bahwa pihak MUI sudah meminta agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan acara televisi yang dibintangi oleh Ayu Ting Ting.
Akun ini juga menyebut alasan MUI ingin memboikot Ayu Ting-Ting karena dinilai terlalu mengeksploitasi status jandanya. Ayu Ting Ting dinilai kerap kali menggunakan status jandanya untuk memamerkan bentuk tubuhnya.
Selain itu, Ayu Ting Ting juga dianggap sudah melewati batas karena memperalat status jandanya tersebut untuk bekerja. Lantas, benarkah kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran Suara.com, berikut fakta yang ditemukan tentang larangan MUI menampilkan Ayu Ting Ting di layar televisi:
1. MUI Bantah Telah Melarang Ayu Ting Ting Tampil di Acara TV
Diketahui, MUI sudah memberikan klarifikasi terkait dengan informasi yang beredar di media sosial dan media massa tersebut. MUI membantah melarang Ayu Ting Ting tampil di TV karena berstatus janda.
Pihaknya mengaku tidak menyampaikan keterangan mengenai pelarangan Ayu Ting Ting tampil di acara TV. MUI juga sama sekali tidak mengajukan permohonan kepada KPI untuk menghentikan acara TV yang dibintangi oleh Ayu Ting Ting.
2. Pelarangan Acara Ayu Ting Ting Merupakan Hasil Perkembangan Diskusi
Baca Juga: Longgarkan Aturan Pandemi saat Ramadan, Tapi Jokowi Masih Larang Bukber dan Open House
Pihak MUI menyampaikan bahwa setiap bulan Ramadhan, MUI bersama KPI untuk memantau siaran program di televisi Tanah Air. Hal ini dilakukan untuk memberikan apresiasi dan dukungan pada program yang positif.
Selain itu, MUI juga menyampaikan beberapa evaluasi dan kritik terhadap program yang tidak sejalan dengan suasana dan semangat Ramadhan, serta pengelola program televisi menjadikannya sebagai masukan untuk kemudian dilakukan perbaikan.
Adapun informasi yang beredar terkait dengan pelarangan acara Ayu Ting Ting tersebut, MUI menyampaikan bahwa informasi tersebut merupakan perkembangan diskusi dari rilis kegiatan di hari kesepuluh Ramadhan 1441 Hijriah/2019.
3. Informasi Dibesarkan Oleh Bingkai Tulisan di Media Massa
MUI menyampaikan bahwa judul dan bingkai tulisan di media massa dan media sosial yang saat ini beredar, menimbulkan persepsi seolah seluruh program TV yang dibintangi oleh Ayu Ting Ting diminta untuk dihentikan, karena alasan statusnya seorang janda. Padahal, faktanya bukanlah demikian.
Pihaknya menyebut bahwa hal tersebut merupakan suatu kekeliruan atau hoaks yang cukup serius. MUI menegaskan hanya meminta menghentikan program-program tertentu selama bulan Ramadhan, jika ada adegan yang memang tidak patut ditayangkan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Longgarkan Aturan Pandemi saat Ramadan, Tapi Jokowi Masih Larang Bukber dan Open House
-
Beredar Narasi Minta Acara yang Diisi Ayu Ting-ting Dihentikan Karena Status Single Parentnya, Begini Klarifikasi MUI
-
CEK FAKTA: Geger Temuan Gadis Ular yang Menggemparkan Dunia, Benarkah?
-
Taliban Kembali Larang Perempuan Bersekolah, Perempuan yang Datang ke Sekolah Diusir
-
CEK FAKTA: Viral Video Minyak Goreng Rp 37 M Tumpah di Laut Sampai Dituding Karma, Benarkah?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam