Suara.com - Di usia 25 tahun, Yopi Ratnasari menjadi pengusaha sukses dan memiliki brand kosmetik sendiri. Namun untuk memperoleh pencapaian tersebut, Yopi telah bekerja keras dan mengorbankan masa anak-anaknya.
Di saat usia anak-anak dan teman-temannya tengah asyik bermain, Yopi Ratnasari lebih memilih bekerja membantu kedua orangtuanya. Sebagai informasi, orangtua Yopi adalah pengebul barang rongsok atau barang bekas. Yopi sama sekali tak malu melakukan hal itu.
"Dari kecil aku rajin bantu papa mama karena usaha kecil pengepul barang bekas atau barang rongsokan limbah dari sampah," kata Yopi Ratnasari.
"Tiap pulang sekolah langsung bantu angkut, ambil dan timbang barang bekas yang di terima dari pemulung," kata Yopi melanjutkan.
Kerja keras dari kecil membuat mental Yopi Ratnasari kuat dan tak manja. Sejak kecil pula, Yopi memang becita-cita mengangkat derajat kedua orangtuanya.
"Rumah kontrakan orantua tidak ada plafon, hanya dari seng. Di dalam rumah ada sebagian barang rongsokan seperti kardus dan plastik. Selain panas, banyak nyamuk dan bau sampah itu sudah terbiasa dari kecil sampai tamat SMA," ujar Yopi Ratnasari.
Selain rajin membantu pekerjaan orangtua, Yopi Ratnasari juga tak melupakan tugasnya sebagai seorang siswa. Meski kerap merasa lelah, Yopi selalu semangat menutut ilmu. Tak heran bila kemudian ia mendapatkan beasiswa saat kuliah.
Melanjutkan kuliah, Yopi Ratnasari harus meninggalkan kampung halaman di Lubuklinggau, Sumatera Selatan ke Palembang.
Saat kuliah, Yopi mendapatkan musibah karena orangtuanya harus bercerai. Yopi pun harus memutar otak untuk biaya kuliah dan hidup sehari-hari.
Baca Juga: Erha Ultimate, Solusi Permasalahan Kulit dari Ujung Kepala Hingga Kaki Dalam Satu Atap
Yopi kemudian memutuskan bekerja siang harinya, sebelum dia kuliah pada sore hari. Untuk malam harinya, Yopi mengisinya dengan kesibuka berdagang online.
"Uang dari beasiswa dan gaji tidak mencukupi. Saya saat itu pagi sampai sore kerja di kantor bagian staff accounting dengan gaji sangat pas-pasan. Sore kuliah sampai malam jurusan Akuntansi. Setelah pulang kuliah mulai kerjain rekap orderan online dan packing kirim paket barang ke ekspedisi malam hari," tutur Yopi.
Tak disangka, bisnis online yang dirintis Yopi Ratnasari berjalan mulus. Yopi yang awalnya "cuma" bermodal Rp 500 ribu mendapat banyak orderan dari pelanggan.
"Setelah pendapatan online shop enam bulan lumayan terkumpul dan sudah dua tahun bekerja kantoran, saya akhirnya memberanikan diri keluar dari perkerjaan untuk terjun ke dunia usaha, dan fokus menyelesaikan kuliah dan skripsi," imbuh Yopi.
Keyakinan Yopi tak meleset, dari bisnis online ia pun bisa mengembangkan bisnis sendiri. Beberapa bisnis yang dimilik pemilik akun @yopiratnasari ini di antaranya brand fashion Yhoophii Shop yang punya tiga cabang di Palembaang.
Kemudian Yhoophii Salon Spa, salon kecantikan profesional khusus wanita yang dia dirikan sejak 2017 dan kini memiliki lima cabang di Palembang dan Bandarlampung.
Sedangkan Yoona Skin Beauty yang merupakan produk perawatan kecantikan kulit dari bodycare, skincare dan kosmetik dengan formulasi dari korea yang sudah BPOM.
"Tidak pernah terpikir dulu bisa jadi pengusaha muda saat ini. Padahal memang awalnya untuk tambahan penghasilan karena kepepet dan desakan ekonomi. Sekarang alhamdulillah puji syukur bisa sampai ke titik ini dengan karyawan hampir 100 orang pegawai dan bisa menjadi jembatan rezeki untuk orang lain," tutur Yopi Ratnasari.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Klinik Kecantikan Modern Wajib Pilih Teknologi yang Terjamin Legalitasnya
-
Keadilan Terjawab! Peretas Ponsel Tiara Aurellie Divonis 15 Bulan Penjara
-
Terkuak! Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Lula Lahfah Sempat Menjerit Kesakitan Sebelum Ditemukan Tewas di Apartemennya
-
Fuji Buka-bukaan soal Rencana Menikah: Maunya Tahun ini?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Akur Lagi, Nama Nanda Zhafira Ramai Disebut di Kolom Komentar
-
Donald Trump Klaim Serangan Sukses, Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas di Kantornya
-
Bintangi Film Setannya Cuan, Ben Kasyafani Sempat 10 Kali Ulang Adegan di Tengah Hujan
-
Angkat Kearifan Lokal, Film Timun Mas in Wonderland Siap Hadir di Bioskop
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan