Suara.com - Vokalis Seringai, Arian Arifin Wardiman alias Arian13 mengungkap alasan mendepak Gofar Hilman dari Lawless Jakarta yang mereka dirikan bersama. Dalam tulisan pribadinya, Arian menyebut Gofar sebagai sosok yang bermasalah.
"Lo itu problematik," tulis Arian dikutip pada Jumat (15/4/2022).
Lebih lanjut, Arian menjelaskan bagaimana perilaku Gofar Hilman merusak citra bisnis yang mereka bangun sama-sama.
"Ada hal-hal yang sangat bertentangan dengan prinsip kami, yang kemudian mengganggu apa yang selama ini kami bangun dengan kerja keras," terang lelaki 47 tahun.
Padahal menurut cerita Arian, Gofar Hilman sudah berulang kali diingatkan untuk menjaga perilakunya demi mempertahankan citra bisnis mereka.
"Lo kurang sensitif dengan tiap teguran ketika kami ingatkan," kata dia.
Hal itu juga yang kemudian memaksa Arian mengeluarkan Gofar Hilman dari bisnis yang awalnya mereka jalankan bersama. Ia sudah tak sanggup memperbaiki kesalahan yang terus Gofar Hilman ulang.
"Kami sudah muak. Lo tidak membawa nama baik perusahaan berkali-kali, jadi maaf kalau lo harus kami lepas," tutur Arian.
Arian juga merasa tidak punya kewajiban membela Gofar Hilman yang bermasalah dengan dugaan pelecehan seksual.
Baca Juga: Curahan Hati Gofar Hilman Soal Perlakuan Arian Tuai Respons Pedas Warganet
"Kami semua harus berpihak ke korban dan penyintas kekerasan seksual. Sedangkan segala aksi dan cara lo menyikapi kasus ini bertentangan dengan semua," tegas pemilik nama asli Arian Arifin.
Ditambah lagi, Arian menganggap partisipasi Gofar Hilman untuk unit bisnis mereka sudah sangat minim sejak beberapa tahun lalu.
"Lo yang meninggalkan kami sejak 2013. Lo sudah pasif dengan semua kerja keras kita di Lawless Jakarta," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Angkot Praz Teguh Disulap Gofar, Jadi Show Car yang Curi Perhatian di IMX
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry
-
Masa Hiatus Berakhir, Seringai Lempar Lagu Baru dengan 2 Gitaris Anyar
-
Bukan Ceramah, Ini Job Ustaz Jojo Paling Nyeleneh
-
Gebrakan Gak Habis-Habis, Grind Boys Rilis Lagu Religi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis