Suara.com - Yosi Project Pop terseret dalam kasus dugaan penipuan robot trading DNA Pro. Musisi 51 tahun itu hadir sebagai saksi di Bareskrim Polri.
Usai menjalani pemeriksaan selama hampir lima jam, Yosi Project Pop menjelaskan keterlibatan di DNA Pro. Ternyata, sang musisi mendapat tawaran membuat jingle perusahaan tersebut pada Agustus 2021.
"Saat membuat jingle, pasti bikin demo dulu. Untuk membuat demo, saya bukan hanya membuat notasi, tapi lirik," ujar Yosi Project Pop, usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jumat (22/4/2022).
"Lirik seperti apa, saya harus cari tahu seperti apa perusahaan itu," imbuh musisi bernama lengkap Hermann Josis Mokalu ini.
Guna mendapatkan jingle tersebut, DNA Pro memberikan honor yang tak sedikit, Rp 115 juta. Tapi uang itu tidak hanya untuknya, tapi juga orang-orang yang membantu menggarap jingle tersebut.
"Nominal itu enggak bersih. Saya harus kasih ke studio, mixing, music arranger," tutur bintang film Laskar Pemimpi ini.
Meski uang tersebut telah tersebar ke sejumlah pihak, Yosi Project Pop siap beriskap kooperatif. Ia tak mempermasalahkan uang itu dikembalikan.
"Saya meyatakan siap membantu penyidikan dan apapun yang dibutuhkan," tutur Yosi Project Pop.
Uang tersebut tidak berdasarkan pada hasil patungan, melainkan langsung dari kantong sang musisi.
Baca Juga: Yosi Project Pop Datangi Bareskrim dan Langsung Jalani Pemeriksaan dalam Kasus DNA Pro
"Mereka ini sama dengan saya (korban). Tidak tau menahu hal ini," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sudah Berumur, Yosi Project Pop Akui Mulai Rutin Lakukan Medical Check Up
-
Sempat Seret Para Artis, Kasus DNA Pro Sudah Masuk Tuntutan dan Kecewakan Korban
-
Ivan Gunawan Akui Terima Uang Endorse DNA Pro dengan Kontrak Tiga Bulan
-
Ivan Gunawan Kembali Diperiksa Polisi Kasus DNA Pro
-
Ivan Gunawan Irit Bicara Usai Diperiksa Kasus DNA Pro: Saya Terlambat, Mau Live
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dikritik Pedas Soal Cokelat Premium, Aurel Hermansyah: Menurutku Itu Kasar
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu