Suara.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy memberikan pidato mengharukan di Festival Film Cannes ke-75. Ini juga sebagai penanda dibukanya acara di Prancis pada Selasa (17/5/2022) waktu setempat.
Volodymyr Zelenskyy menyampaikan, negaranya terus berjuang melawan peperangan. Sebab tidak ada pilihan lain bagi mereka selain berusaha untuk meraih kebebasan.
"Saya yakin, diktator akan kalah," ujar Volodymyr Zelenskyy merujuk pada Vladimir Putin dikutip dari Variety, Rabu (18/5/2022).
Selain menyerukan perjuangan dari warganya, Volodymyr Zelenskyy juga berbicara mengenai film yang berperan penting dalam melawan kekejaman.
Ia mengingatkan, banyak orang mengenai kekuatan Charlie Chaplin dalam film 'The Great Dictator'. Film ini adalah sindiran buat Adolf Hitler yang memimpin Nazi.
"Dunia membutuhkan Chaplin baru yang akan membuktikan (kepada) kita bahwa film tidak diam," kata Zelenskyy.
Ia menambahkan, "Kita membutuhkan film untuk menunjukkan, pada akhir (cerita) berpihak pada kebebasan."
Volodymyr Zelenskyy bukan hanya seorang presiden Ukraina. Ia juga pernah menjadi aktor di acara televisi Ukraina, 'Servant of the People'.
Selain sang presiden, sineas Ukraina Sergei Loznitsa juga ambil bagian di Festival Film Cannes 2022. Ia menjadi sutradara dalam film dokumenter The 'Natural History of Destruction'.
Festival Film Cannes 2022 juga memutar film terakhir dari mendiang Mantas Kvedaravicius. Ia menjadi korban dari perang di Ukraina pada April 2022.
Berita Terkait
-
Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Review It Was Just An Accident: Paket Lengkap dengan Plot Tegang, Komedi Gelap, Kritik Sosial
-
Sinopsis It Was Just an Accident, Peraih Penghargaan Tertinggi di Festival Film Cannes 2025
-
Review Film The Girl with the Needle: Sepi yang Menjerat Begitu Kejamnya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim