Suara.com - Ojan Sisitipsi pernah tersandung kasus narkoba. Ia ditangkap karena kepemilikan psikotropika tanpa resep dokter.
Tiga bulan menjalani rehabilitasi, Ojan Sisitipsi akhirnya kembali berkarya. Ia merilis single Pulang yang ditulis dalam masa-masa perawatan.
"Gimana rasanya kita pulang, ada sedikit ketakutan apakah masih bisa diterima atau tidak," kata Ojan Sisitipsi ditemui di Blok M, Jakarta Selatan belum lama ini.
Tapi ternyata, kondisi ini terkait dengan penyakit penyanyi bernama lengkap Muhammad Fauzan Lubis yang terlahir autis.
Seperti apa cerita selengkapnya? Berikut wawancara bersama sang musisi.
Jadi memang sudah menggunakan psikotropika sejak lama?
For your info, saya ini adalah anak yang terlahir dengan autism. Mengonsumsi psikotropika sesuai dengan resep dokter. Ini ada Undang Undangnya tersendiri dan saya sudah melakukan sesuai prosedur yang berlaku. Saya juga sudah empat tahun menjadi pasien BNN.
Kalau kemarin berarti tidak dengan resep dokter?
Iya, obatnya sama.
Baca Juga: Interview: Cerita Hidup Angga Wijaya Setelah Cerai Hingga Dituduh Curi Uang Dewi Perssik
Seperti apa pengalaman saat menjalani rehabilitasi?
Ya saya merasakan kekeluargaan yang dalam. Kita sama-sama berjuang untuk sembuh dan kita juga saling menebarkan energi positif satu sama lain sih.
Pas rehabilitasi, kabarnya bikin lagu juga ya?
Iya judulnya Pulang. (Bercerita) gimana rasanya kita pulang? Ada juga sedikit ketakutan, apakah masih bisa diterima atau semuanya akan tetap sama.
Merasakan pandangan orang berbeda ya saat pulang?
Stigma masyarakat ya terlalu menghakimi. Kita tau ketika di luar tidak akan terlihat baik.
Berita Terkait
-
Perjalanan Karier Ully Triani, dari Sekolah Dokter Kini Jadi Artis
-
Perjalanan Karier Nadya Arina, Awalnya Tak Minat Berakting
-
Perjalanan Karier Akting Carissa Perusset, Sempat Vakum dan Alih Profesi Jadi Sutradara
-
Jalan Dadakan Artis Ronal Surapradja Menuju Pilkada Jawa Barat
-
Cerita Asri Welas Tentang Cara Belajar Gibran yang Beda dari Anak-anak Lain
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang
-
Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Usai Bertemu Seskab Teddy, Pramono Anung Bocorkan Deretan Proyek Baru untuk Jakarta
-
Mau Makan Enak Tapi Diskon? Cek Syarat Promo BRI di Yamatoten Abura Soba Ini
-
Di Balik Gerakan Tanpa Kata, Bagaimana Pantomim Jadi Ruang Memulihkan Diri?