Suara.com - Ramon Papana saat ini menjadi sorotan karena menjadi musuh dari komunitas komika Indonesia. Mereka pun menggugat untuk membatalkan open mic dijadikan merek dagang dan dimiliki oleh perseorangan.
Sebelumnya, Ramon Papana telah mendaftarkan open mic sebagai merek dagang sejak 2013 silam. Dia mengklaim sebagai pelopor stand up comedy Indonesia.
Sosok Ramon Papana mungkin masih cukup asing bagi masyarakat awam, tapi di dunia hiburan ia telah dikenal luas.
Ramon Papana merupakan sosok di balik kesuksesan beberapa artis dan pelawak tanah air. Kariernya di dunia hiburan cukup panjang dan mengesankan, ia adalah DJ, pelawak, penulis, dan produser.
Namun wajahnya sempat jadi sorotan televisi saat meninggalnya komedian Ade Namnung. Ia merupakan ayah angkat komedian yang meninggal pada 31 Januari 2012.
Mau lebih tahu dengan sosok Ramon Papana? Berikut ulasan perjalanan kariernya yang telah dihimpun dari berbagai sumber:
1. Ramon Papana mengawali karier sebagai disc jockey (DJ) usai menamatkan pendidikannya di luar negeri. Ia sempat bekerja di beberapa klub di Jerman, Belanda, dan Swiss.
2. Tahun 1979, Ramon Papana yang menempuh studi di negeri orang dan bekerja di sana akhirnya pulang ke Indonesia. Ia memulai karier sebagai DJ seperti pekerjaan sebelumnya.
3. Bersama dengan SC Low dan Mixmaster Marvin, Ramon mendirikan The Academy of Disc Jockey, sebuah sekolah Disc Jockey di Jakarta. Setahun berselang, ia mendirikan Indonesian Disc Jockey School (IDJS) dan menjabat sebagai Presiden IDJS..
Baca Juga: Apa Itu Open Mic? Istilah yang Didebatkan Komunitas Stand Up Comedy Indonesia
4. Kiprah Ramon sebagai DJ sangat cemerlang, pada kisaran tahun 1990-an, ia menjabat Ketua Umum Ikatan DJ Se-Indonesia dan Ketua Harian Persatuan Disc Jockey Indonesia (PDJI) serta Branch Manager Disco Mix Club (DMC) Indonesia. Ia membawa Indonesia tampil dalam kompetisi DJ internasional di London di tahun 1991.
5. Bersama Harry de Fretes, Ramon mendirikan PT HDF Corporation yang membawahi Grup Lenong Rumpi. Ramon menjadi produser dan membuat program komedi yang membesarkan nama sederet artis seperti Tukul Arwana hingga Becky Tumewu.
6. Ade Namnung adalah salah satu artis yang tenar usai membintangi program komedi yang diproduserinya. Ramon kemudian menjadi ayah angkat dan sempat pula menjadi manager Ade Namnung. Ramon juga mengurus Ade Namnung saat sakit sebelum meninggal dunia.
Perjalanan Karier Ramon Papana (YouTube/Mata Bento)
7. Tahun 1997 Ramon P. Tommybens mendirikan Comedy Cafe Indonesia di kawasan Kemang Jakarta Selatan. Kafe inilah yang disebut menjadi tempat awal karier sederet komika seperti Pandji Pragiwaksono.
8. Tahun 2003 Ramon memimpin EKOMANDO Production bersama Eko Patrio dan memproduksi banyak tayangan komedi TV dan infotainment seperti Cinta, Kuota Bali, Eko Ngegosip dan banyak lagi.
Perjalanan karier Ramon Papana cukup mengesankan dan gemilang. Ia rupanya adalah sosok penting yang turut andil dalam melambungkan nama sejumlah artis papan atas Indonesia. Ramon Papana yang tengah menghadapi gugatan komunitas komika Indonesia mengaku sudah pensiun, meski ia masih aktif di media sosial.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Kabar Terbaru Pemain Tawa Sutra, Ada 2 yang Sudah Meninggal
-
Profil Rizky Prasetya Pemenang SUCI 11, Sudah Pengalaman 13 Tahun!
-
Anies Baswedan Tuai Pujian Usai Jadi Bahan Roasting Komika, Netizen: Abah Pengangguran Semakin Bersinar
-
Kerap Jadikan Istri Materi Stand Up Comedy, Begini Nasib Dany Beler di Rumah
-
Jambore StandupIndo 2024 Siap Digelar, Proses Kurasi Penampil Pakai Formula Baru
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu