Gue ingat banget, sebulan itu kan gue, dari pertama hal-hal yang dituduhkan itu gue selalu dari awal berkomunikasi dengan mereka. 'Ayo kita cari solusi, seperti apa'. Setahu gue, kalau ada masalah harus ada solusi. Ketika ada pihak yang tak punya solusi, gue nanya, 'Ini kenapa nih?' Kan dari awal, dari hari pertama itu muncul, gue sudah membuka diri. Tapi ya nggak digubris.
Pada akhirnya gue memilih jalan lain, karena semua cara sudah. Gue ke Komnas Perempuan, Komnas HAM juga sudah gue suratin tiga kali, nggak ada jawaban. Gue jadi kayak sudah dipenggal duluan, serem. Kalau gimana cara bangkitnya, ya tadi sih cambuknya, keluarga sama pegawai-pegawai gue.
Mereka gue gaji full, kerjanya cuma YouTube-an doang itu. Gue ingat banget, sebulan pertama setelah gue matiin handphone, kerjaan gue main PS. Paling gue curhatnnya sama anjing gue.
Terus lo mulai kepikiran bangkit kapan?
Gue comeback-nya hari ke-30, bulan pertama. Gue bikin konsep, termasuk film. Gue harus bikin konsep apa yang harus gue lakuin, karena ada beberapa pekerjaan yang terputuskan. Mungkin 99 persen pekerjaan terputuskan, jadi tinggal gimana cara gue survive kan.
Maksud gue, orang yang bisa survive adalah orang yang adaptif, jadi gue adaptif dengan keadaan gue dulu, nerima dulu, baru gue lakukan apa yang bisa gue lakukan semampu gue. Jadi nggak langsung, pelan-pelan dulu. Pertama mulai dari mikirin konsep, ide-ide. Sekarang kebetulan gue nggak gabung F&B lah, jadinya sekarang ke konser musik.
Sekarang lo juga pilih balik bergaul lagi ke teman-teman SMA?
Banget. Surprise sih. Ketika gue jatuh, yang nolongin malah orang-orang yang sudah 20 tahun nggak ketemu, datang ke gue, termasuk teman SMA. Ada teman yang selalu marahin gue, dia selalu marahin gue soal religi, tapi mereka stay.
Dari situ, lo kan pasti ada pelajaran dari sebelumnya. Sekarang lo mulai nyaring pertemanan nggak?
Baca Juga: Interview: Pesulap Merah Disebut Jelmaan Ustaz Hingga Bongkar Trik Dukun
Tentu. Cuma intinya, gue akan baik sama orang saja. Meskipun dia jahat sama gue, itu urusan nanti. Gue pernah ada yang nyerang pas ketemu di jalan, gue tanya, 'Lo siapa?'. Gue ajak salaman, nggak mau, oh ya sudah. Gue nggak boleh marah. Gue baik saja.
Perkara dia benci dan nggak baik sama gue, itu urusan dia. Kayaknya lebih capek benci sama orang daripada suka sama orang. Gue nggak apa-apa banget, ada orang yang benci sama gue ketemu di jalan, entah itu artis atau apa, gue tetap nyapa. Jadi gue yang apa adanya saja.
Dari sejak comeback, kerugian sudah balik semua?
Belum, masih jauh. Cuma orang harus survive ya. Gimana caranya, mikirnya yang dekat-dekat dulu saja. Gimana caranya kantor sebulan bisa terpenuhi, gimana caranya gaya hidup dikurangi. Asalkan gaya hidup kita saja disesuaikan. Yang jadi masalah kan kalau gaya hidup kita lebih tinggi daripada gaji, selera lebih tinggi daripada salary. Nanti jadi masalah.
Proses adaptasi lo seperti apa sih setelah comeback?
Ya sudah, gaya hidup dikecilin. Banyak hal-hal yang adaptif lah. Banyak hal yang gue kurangin. Mobil sekarang cuma lima, dulu kan ada sepuluh. Nggak apa-apa, nanti kalau ada rezeki kan bisa beli lagi.
Berita Terkait
-
Angkot Praz Teguh Disulap Gofar, Jadi Show Car yang Curi Perhatian di IMX
-
Bukan Ceramah, Ini Job Ustaz Jojo Paling Nyeleneh
-
Gebrakan Gak Habis-Habis, Grind Boys Rilis Lagu Religi
-
Kasus Mohan Hazian Memanas, Warganet Seret Lagi Nama Gofar Hilman
-
Grindboys dan Rico Lubis : Bunyi-bunyian yang Jadi Bahasa Tongkrongan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
Sentil Titi DJ, Citra Scholstika Curhat Pengalaman Pahit Dibanding-bandingkan Juri
-
Tak Disangka, Ucapan Sang Anak Jadi Pemicu Nikita Willy Putuskan Berhijab di Ramadan 2026
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bunda Corla Kini Jadi Penjaga Warnet di Jerman, Berapa Gajinya?
-
Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
Makna di Balik Lagu Sederhana Sheila On 7: Validasi Cerita di Luar Sana Tentang Keseharian Personel