Suara.com - Setiap hari, hampir ada saya cerita menarik dari pengacara dukun Firdaus Oiwobo. Setelah mempolisikan Gus Miftah dan Atta Halilintar, Firdaus kini mengklaim dirinya sebagai seorang publik figur dan bintang film.
Hal itu disampaikan Firdaus Oiwobo saat menjadi bintang tamu di acara Pagi-Pagi Ambyar Trans TV. Tak sendiri, ia bersama salah satu anggota dukun, Gus Irfan.
Di situ, pengacara kontroversial ini menyatakan keberatannya terhadap Atta Halilintar, yang menurut Firdaus, secara sepihak telah menghapus kontennya di kanal YouTube suami Aurel Hermansyah tersebut.
"Saya sampaikan pertama-tama kepada AH. Kalau mau hapus konten saya, kan ada nomor telepon saya, izin dulu gitu lho," kata Firdaus Oiwobo, yang disimak dengan serius Dewi Perssik, Rian Ibram dan host lainnya.
"Karena begini lho, karena saya juga publik figur. Atta halilintar masih main kelereng, saya sudah main film. Tolong harga itu," kata Firdaus menambahkan.
Potongan video tersebut diunggah sejumlah akun Instagram gosip, salah satunya @nyinyir_update_official. Unggahan itu pun ramai mendapat tanggapan dari warganet. Berikut komentarnya:
"Ngapain izin, kan YouTube Atta sendiri, terserah dia lah. Emanng lu bayar Atta?" komentar @asnia***.
"Wong stres masih kluar masuk TV, sakarepmu lah pak," ujar akun @kikiz***.
"Flim apa ya. Jadi figuran aja muka kau enggak cocok," imbuh akun @hyraa206.
Baca Juga: Berat Badan Thariq Halilintar Naik 14 Kg Sejak Pacaran dengan Fuji: Makannya Banyak Banget!
Atta Halilintar secara langsung memang belum menanggapi laporan Firdaus Oiwobo. Namun Gus Miftah yang juga ada di podcast Atta Halilintar, mengaku santai dengan laporan Firdaus. Pemilik Ponpes Ora Aji ini malah yakin kalau laporan Firdaus tak akan ditanggapi polisi.
Sementara soal Firdaus Oiwobo yang tak terima videon di podcastnya dipus Atta, Gus Miftah punya penilaian sendiri. Menurut pendakwah 41 itu, Atta sebagai pemilik kanal YouTube tersebut berhak untuk melakukan apapun terhadap kontennya.
"Saya juga punya banyak program sama stasiun teve. Itu ditayangkan atau tidak, itu menjadi hak pihak televisi," kata Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik
-
Atta Halilintar Panik Cari Ameena yang Hilang Saat Liburan di Chimelong
-
Ungkap Sulitnya Jadi Janda, Aura Kasih Mau Cari Suami yang Pandai Mengaji
-
Padahal Jarang Muncul di TV, Rumah Senilai Rp50 Miliar Aura Kasih Dipertanyakan
-
Momen Atta Halilintar Salat di Emperan Toko Saat Liburan ke Tiongkok Picu Perdebatan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV