Suara.com - Hotman Paris Hutapea mengaku memulai kariernya sebagai asisten. Hal ini disampaikan Bang Hotman sapaannya di akun YouTube TonightShowNet baru-baru ini.
"Bedanya saya dengan pengacara lain, karena saya itu sepuluh tahun jadi anak buahnya berbagai pengacara bule. Jadi bukan kasus, jadi konsultan hukum," kata Hotman Paris.
"Yang pertama itu bapaknya Nadiem Makarim. Saya jadi asisten berbagai pengacara dunia. Sepuluh tahun sama mereka. Dari orang Inggris, orang Singapura, orang mana-mana," sambungnya lagi.
Barulah kemudian dia meneruskan kariernya di Australia. Di sana, Hotman Paris mulai menangani banyak kasus.
Hotman Paris mengatakan kantor pengacara tempatnya bekerja juga cukup terkenal. Bahkan membawahi banyak karyawan.
"Baru kemudian saya dikirim ke Australia. Kerja di kantor pengacara dengan pengacaranya ada 700 orang. Saya empat tahun di sana," tutur Hotman Paris.
Dari Australia, Hotman Paris memutuskan kembali ke Indonesia. Barulah di sini, dia mulai membuka kantor pengacara sendiri.
Sembari sesumbar, bapak tiga ini menuturkan bahwa mantan bosnya dulu kini menjadi pegawainya.
"Saya pulang dari sana, saya balik ke Indonesia, yang dulu bule-bule itu bos gue, senior gue, gue jadi pimpinan mereka," terang Hotman Paris.
"Ini (kantor saya ada) pengacara ratusan orang, termasuk puluhan pengacara asing," tandasnya.
Berita Terkait
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Dasco Damaikan Ketua PWI dan Hotman Paris, Laporan Polisi Dugaan Menghina Wartawan Bakal Dicabut
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Berapa Tarif Hotman Paris sebagai Pengacara?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur