Suara.com - Slank menjadi salah satu band legendaris di Indonesia. Terbukti dengan perjalanan karier selama 39 tahun ini.
Lagu-lagu yang lahir dari Slank menjadi perwakilan perasaan cinta hingga keresahan masyarakat di Indonesia.
Ivanka, sang basis menerangkan terciptanya karya Slank memang bersumber dari pengamatan tentang hal-hal yang terjadi di masyarakat.
"Penulisan lirik itu biasanya dilihat dari perjalanan satu tahun Slank melihat apa yang terjadi. Itu yang akhirnya dibikin," kata Ivanka ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan belum lama ini.
Lalu seperti apa selengkapnya cerita perjalanan karier Slank selama 39 tahun? Berikut wawancaranya bersama Ivanka.
Perjalanan karier Slank selama 39 tahun, perjuangan apa yang diingat Ivanka?
Banyak sih ya, dulu gini aja deh, perjalanan gue dari rumah ke Potlot itu, masih cari logam buat bayar mikrolet. Sekarang bisa bersama-sama, berkarya.
Makna Slank untuk Ivanka apa?
Slank itu rumah gue. Melalui Slank ini, gue banyak kontenplasi terhadap banyak hal.
Baca Juga: Interview: Pinkan Mambo Kewalahan Urus Anak yang Gemar Tampil Seksi
Perjalanan gue dulu masa gelap dengan drugs, terus kami, Slank bersama-sama transformasi, kita ngajak orang-orang untuk hidup lebih sehat. Perjalanan bersama Slank, lebih ke perjalanan spiritual sih.
Kalau yang bikin akur tiap personel ada nggak caranya?
Kami sangat demokratis. Perbedaan pendapat pasti ada, ujung-ujungnya diputuskan dengan voting. Selesai perkara.
Mengenai keadilan sosial bagi anggota Slank itu penting. Ya masalah ekonomi, pembagian (honor). Itu sudah dibuat sedemikian rupa sehingga nggak ada kecemburuan. Kan itu menjadi hal yang sensitif. Tapi itu sudah aman.
39 tahun juga bukan waktu yang sebentar, bertahan antara satu sama lain gimana?
Caranya satu, jarang-jarang ketemu. Itu yang bikin kita kangen, yang ada dia lagi, dia lagi. Jadi kita ngerasa setiap pertunjukan mau kemana-mana, kita ketemu di bandara, itu yang 'wei apa kabar lu?' jadi kita memang jarang ketemu. Sekalipun ngumpul paling ada meeting, latihan.
Berita Terkait
-
Bikin Haru, Momen Bimbim Slank Baca Ayat Kursi sebelum Keluar Rumah Bareng Mezzaluna Viral
-
9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS
-
Ada Slank Hingga Jon Batiste! Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar di PIK 2, Ini Bocoran Lineup-nya
-
Slank dan Bos HS Serahkan Donasi Rp500 Juta, Vespa Kaka Terjual di Angka Rp110 Juta
-
Dimeriahkan Slank hingga Happy Asmara, HS Run Lampung Jadi Lautan Manusia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!