Suara.com - Keyla Evelyne Yasir menceritakan lebih lanjut mengenai kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang ia dan anak-anaknya alami.
Kata Keyla, sang suami yaitu Indrajana Sofiandi bukan pertama kali ini melakukan kekerasan melainkan sejak dulu.
Hadir dalam acara Rumpi Trans TV, Keyla menyebut bagaimana anakanya Kelvin yang masih 12 tahun, terpaksa menjadi dewasa karena keadaan.
"Kelvin dewasa karena keadaan. Saya tidak memiliki akses ke HP dia ya, password (media sosial)," kata Keyla, ditulis Suara.com Selasa, 27 Desember 2022.
Pernyataan Keyla sendiri merujuk pada status Kelvin sang putra mengenai kekerasan yang ia dan ibunya alami selama ini.
"Dia (Kelvin) selalu menangis pada saya, mami aku sakit," cerita Keyla kepada host Rumpi, Feni Rose, di mana keduanya tak kuasa menahan tangis.
Sebelumnya, kasus dugaan KDRT terhadap anak di bawah umur yang menyeret eks petinggi OVO, Indrajana Sofiandi, masih berjalan.
Beberapa waktu lalu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa menurut hasil penyelidikan, peristiwa kekerasan terjadi karena terlapor kesal.
"Berdasar hasil penyelidikan, peristiwa terjadi karena terlapor kesal setelah mendapat laporan bahwa salah satu anaknya tidak melakukan kegiatan belajar saat sekolah dari rumah. Katanya malah bermain game," ujar Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kamis (22/12) lalu.
Baca Juga: Indrajana Sofiandi Mantan Petinggi OVO Pernah Ditahan, Keyla Evelyne Yasir Tetap Tak akan Mundur
Selain dengan tangan kosong, Indrajana Sofiandi juga diduga melakukan penganiayaan ke anak memakai benda keras.
"Diantaranya pakai gagang sapu," kata kuasa hukum Keyla Evelyne Yasir, M. Syafri Noer.
Berita Terkait
-
Indrajana Sofiandi Mantan Petinggi OVO Pernah Ditahan, Keyla Evelyne Yasir Tetap Tak akan Mundur
-
Keyla dan Eks Petinggi OVO Ternyata 2 Kali Kawin Cerai, Terakhir Pisah karena Selingkuh dengan Baby Sitter
-
Mantan Petinggi OVO Penganiaya Anak Ngaku Kasih Nafkah Rp50 Juta, Eks Istri Skakmat Pakai Bukti Tunggakan Biaya Sekolah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim