Suara.com - Kisah pilu Aji Yusman yang tak mampu membayar biaya persalinan istri tengah menjadi sorotan publik. Tak mengurangi rasa simpati, sejumlah warganet mempertanyakan alasan bintang sinetron Inikah Rasanya itu tidak menggunakan BPJS.
Dalam curhatnya di media sosial, Aji Yusman menceritakan bagaimana anak keempatnya meninggal dalam kandungan saat berusia enam bulan. Hal ini akibat sang istri mengalami pendarahan karena tekanan darah mencapai 200.
Akhirnya anak Aji Yusman tak bisa diselamatkan bahkan sebelum lahir ke dunia. Aji mengaku tak mampu biaya operasi caesar sang istri untuk mengangkat jenazah janin dari rahim. Alhasil, Aji mengadakan penggalangan dana.
Sebelum memutuskan untuk minta bantuan masyarakat, Aji Yusman sudah berusaha dengan menjual aset dan barang-barang. Namun kini semuanya ludes sehingga tak ada lagi yang bisa dijual.
Banyak warganet yang prihatin pada kondisi Aji Yusman. Namun tidak sedikit yang mempertanyakan kenapa Aji tidak memanfaatkan bantuan dari pemerintah yakni BPJS.
"Maaf sebelumnya tidak mengurangi rasa prihatin, tapi kan sekarang sudah zamannya BPJS, terus kalau pun tidak punya BPJS bisa buat surat keterangan tidak mampu dari desa," komentar akun @amee***.
"Lah kenapa nggak pakai BPJS? Kan bisa gratis kalau pun belum punya seharusnya sebulan sebelum melahirkan daftar lah buat jaga-jaga," sahut akun @gistadwia.
"Duh padahal dia artis top Indonesia dulu, saran untuk publik figur yang sekarang lagi naik daun ya, sisihkan uang untuk jangka panjang, daftar asuransi kek dan BPJS juga jangan sampai pas sakit nanti nggak punya apa-apa lagi," ujar akun @baim_tanuwijaya92.
"Pentingnya memiliki BPJS sekalipun kita merasa mampu. Karena kita enggak akan tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Sekali pun udah punya asuransi mending tetap bikin BPJS buat jaga-jaga," tulis akun @dhitafebriyani13.
Baca Juga: Tak Mampu Bayar Berobat, Aji Yusman Ikhlaskan Ayah hingga Anaknya Meninggal
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan