Suara.com - Tika Bravani melakoni debut film horor lewat Khanzab produksi Dee Company. Ia berperan sebagai Nuning, ibu tiri sang tokoh utama, Rahayu yang diperankan Yasamin Jasem.
"Dulu sebenarnya sudah pernah ada tawaran film horor. Cuma aku kan agak sedikit penakut ya, jadi ya entar dulu deh kalau horor," ungkap Tika Bravani di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (13/4/2023).
Kerinduan berakting di layar lebar setelah 5 tahun vakum akhirnya membawa Tika Bravani tampil di film Khanzab. Meski takut, ia melihat ada sisi menarik dari cerita film tersebut yang mengangkat kisah jin pengganggu salat.
"Aku kan memang sudah pengin balik main film lagi, terus karena ceritanya juga menarik, jadi ya kenapa nggak main di horor," ujar Tika Bravani.
Hanya saja, debut Tika Bravani di film horor langsung disambut adegan ekstrem. Ia harus memainkan sendiri adegan dibungkus kain kafan saat melakukan sumpah pocong.
"Itu rasanya melelahkan. Syutingnya gila sih, kayak agak ragu gitu, 'Ini masuk akal nggak ya?'" ujar Tika Bravani.
Tika Bravani juga sempat kewalahan meladeni tuntutan Anggy Umbara selaku sutradara yang butuh banyak stok gambar di film Khanzab.
"Shot-nya banyak banget, angle-nya banyak dan satu scene itu bisa lama banget. Treatment horor kan memang lebih ekstra dari drama biasa ya, karena ada efek tambahan hantunya gitu-gitu. Jadi semua serba double. Shot-nya dobel, effort emosinya juga dobel," kata Tika Bravani menjelaskan.
Tika Bravani bahkan sempat mengeluh ke Anggy Umbara karena banyaknya kebutuhan gambar yang diperlukan selama syuting Khanzab.
Baca Juga: 4 Film Indonesia yang akan Tayang di Bioskop pada Libur Lebaran 2023
"Aku awalnya sempat, 'Haduh, ini buat apa lagi sih? Aku capek'," kata Tika Bravani seraya tertawa.
Namun pada akhirnya, Tika Bravani tetap puas dengan pengalaman berbeda yang didapat selama syuting Khanzab.
"Ya seru sih, seru banget," ujar Tika Bravani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim