Suara.com - Dudy Oris, mantan vokalis band Yovie N Nunu mendatangi Rumah Duka Sentosa, tempat di mana mendiang Carlo Saba disemayamkan.
Dudy Oris tertunduk lesu di hadapan peti jenazah Carlo Saba. Sesaat setelahnya, seorang lelaki datang memberikan kekuatan untuk pelantun "Menjaga Hati" ini.
Kesedihan Dudy Oris bahkan tidak terbendung saat memberikan keterangan kepada awak media. Ia mengatakan, mendapat kabar duka dari pesan berantai di WhatsApp.
"Pas dapat kabar, aku telepon Mas Yovie (Yovie Widianto). Mendengar suara Mas Yovie yang lemas banget, sudah, fix nih," kata Dudy Oris ditemui di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Kamis (20/4/2023).
Mengenai penyebab meninggalnya Carlo Saba, Dudy Oris tidak memberikan banyak penjelasan. Ia hanya menyebut, Carlo Saba dirawat di rumah sakit pada 16 April 2023.
"Dengarnya masuk (rumah sakit) 16 April kemarin karena drop. Tapi jelasnya sama keluarga aja," ujar Dudy Oris.
Bicara soal sosok Carlo Saba, Dudy Oris berusaha tegar meskipun matanya memerah menahan tangis. Bagi penyanyi 46 tahun itu, Carlo Saba adalah sosok yang ramah.
"Sama Mas Carlo, di backstage atau dimana pun, ketemu orang pasti menyapa duluan," imbuh Dudy Oris.
Tak hanya itu, sebagai penyanyi senior, Carlo Saba juga sosok yang membimbing juniornya seperti Dudy Oris.
Baca Juga: Profil Carlo Saba, Vokalis Kahitna yang Meninggal Dunia di Usia 54 Tahun
"Mas Carlo sangat baik. Dari awal karier di Yovie Nuno, dia banyak bantu, sharing dalam segala hal," ucap Dudy Oris.
Rencananya, pemakaman Carlo Saba akan berlokasi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada besok, Jumat (21/4/2023).
Berita Terkait
-
Carlo Saba Meninggal, Yovie Widianto Masih Syok: Berharap itu Bohong
-
Jenazah Dimakamkan Besok di TPU Tanah Kusir, Begini Suasana Rumah Duka Carlo Saba
-
Sehari Sebelum Meninggal, Kondisi Carlo Saba Sempat Membaik dan Buka Puasa Bersama Teman-temannya
-
Carlo Saba Meninggal Dunia, Yovie Widianto Ungkap Cita-Cita Besar Mendiang Buat Kahitna
-
Carlo Saba Meninggal Dunia, Sahabat Ungkap Penyakitnya Sebelum Wafat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto