Suara.com - Industri musik Indonesia punya pendatang bau lewat solois bernama Lucky Adnan. Penyanyi sekaligus pencipta lagu ini memiliki karakter vokal yang unik dengan pilihan musik pop kreatif.
Sebagai debut, Lucky Adnan langsung melempar mini album berjudul Ready to Fly dengan single jagoan "Gagal Move On". Lucky mengaku, lagu-lagu yang diciptakannya dari pengalaman pribadi.
"Musik merupakan tempat pelarianku buat cerita tentang apa saja yang aku alami dalam keseharian, sekaligus jadi penghibur ketika aku lagi enggak on mood," kata Lucky Adnan, dalam jumpa pers virtual yang digelar baru-baru ini.
Lucunya, meski berjudul "Gagal Move On", rupanya sosok di lagu ini bukan mantan kekasih Lucky Adnan, tapi "hanya" gebetan.
"Jadi suka sendiri, tapi enggak berani menyatakan. Tapi aku enggak bisa lupa sama sosok ini," imbuh pemilik nama lengkap Muhammad Lukmantoro Adnan ini.
Lucky Adnan mengaku menyukai musik dari kecil. Saat masi duduk di bangku sekolah dasar, Lucky sudah senang menciptakan musik. Untuk menyalurkan hobinya itu, dia sampai sering bolos sekolah dan lari ke warnet.
"Orangtua mungkin mikirnya ke warnet itu main game, padahal aku iseng-iseng ciptain lagu. Dan pernah ikut lomba menciptakan lagu aku menang. Itu jadi penyemangat buat aku," ujar Lucky Adnan.
Lucky Adnan menyukai musik jazz dan elektronik. Tak heran bila musik di karya-karya Lucky terdengar unik. Meski benang merahnya pop, tetapi ia pintar mengombinasikannya dengan R&B dan lirik yang ringan dan jenaka. Secara utuh, lagu-lagu Lucky terdengar unik dan ringan di telinga.
Di album perdana ini, Lucky Adnan dibantu oleh musisi Sandy Canester sebagai produser. Sandy mengaku begitu terkesan dengan bakat musik Lucky.
Baca Juga: Musik Jadi Penyelamat Afgan yang Terpuruk Akibat Dibully Sejak SMP
"Di sini gue sebenarnya cuma duduk aja, nikmatin musik Lucky. Artinya, materi lagu dari Lucky itu udah keren banget. Gue cuma jagain di part akhir biar enggak kedodoran," kata Sandy Canester.
Album Ready to Fly berisi lima lagu. Satu lagu berjudul "Gagal Move On" merupakan lagu baru. Sementara sisanya lagu ciptaan Lucky Adnan yang telah diaransemen ulang.
"Ada empat lagu lama yang aku aransemen ulang dan satu lagu baru yang sengaja aku ciptakan untuk masuk di album ini," ucap Lucky Adnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers
-
Callista Arum Ketakutan Lakoni Adegan Ekstrem di Film Tumbal Proyek
-
Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular
-
Dikomplain Andre Taulany, Erin Beberkan Kendala Hapus Nama Taulany di Akun Medsos
-
Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati