Suara.com - Dakwaan jaksa penuntut umum terhadap Mario Dandy Satriyo sudah dibacakan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/6/2023).
Ia dikenakan pasal berlapis atas tindak penganiayaan berat berencana terhadap Cristalino David Ozora.
"Perbuatan terdakwa Mario Dandy Satriyo memenuhi unsur dakwaan primair yakni melanggar tindak pidana yang diatur dalam Pasal 355 ayat (1) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider 353 ayat (2) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP," ujar jaksa penuntut umum dalam sidang.
Mario Dandy Satriyo dianggap secara sadar ingin mencelakai David Ozora lewat aksi menginjak kepala belakang saat melakukan penganiayaan.
"Dengan penuh kesadaran dan amarah, terdakwa Mario Dandy Satriyo menginjak kepala bagian belakang anak korban Cristalino David Ozora," kata jaksa penuntut umum.
Padahal, Mario Dandy tahu bahwa dampak perbuatannya bisa menimbulkan cacat permanen bagi David Ozora.
"Terdakwa Mario Dandy Satriyo sudah jelas mengetahui tindakannya dapat merusak fungsi otak anak korban Cristalino David Ozora," tutur jaksa penuntut umum.
Mario Dandy juga dinilai menikmati momen penganiayaan terhadap David Ozora. Ia seperti tidak memikirkan kondisi korban yang sudah tidak berdaya.
"Terdakwa Mario Dandy tampak senang-senang saat melakukan kekerasan sadis terhadap korban anak Cristalino David Ozora," kata jaksa penuntut umum.
Baca Juga: Profil Alimin Ribut Sujono, Hakim Kasus Ferdy Sambo Pimpin Sidang Mario Dandy
"Tindakan itu dikehendaki dengan jelas oleh terdakwa Mario Dandy Satriyo, saksi Shane Lukas Lumbantoruan dan anak saksi Agnes Gracia Haryanto," kata jaksa penuntut umum.
Perbuatan Mario Dandy juga memenuhi unsur pidana yang diatur dalam UU Perlindungan Anak. Ia dianggap ikut melakukan, merencanakan serta membiarkan aksi penganiayaan terhadap anak di bawah umur.
"Perbuatan terdakwa Mario Dandy Satriyo memenuhi unsur dakwaan kedua yakni melanggar tindak pidana yang diatur dalam Pasal 76 C juncto 50 ayat (2) UU Perlindungan Anak," ucap jaksa penuntut umum.
Dakwaan jaksa penuntut umum disambut baik oleh Mario Dandy. Lewat kuasa hukum, ia menyatakan tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan tersebut.
"Surat dakwaannya menurut kami sudah cukup baik, fakta persidangannya juga sudah cukup jelas. Maka kami tidak mengajukan eksepsi," tegas kuasa hukum Mario Dandy Satriyo, Andreas Nahot Silitonga.
Meski begitu, Mario Dandy tidak memberikan komentar setelah pembacaan dakwaan dalam sidang. Ia langsung mengikuti arahan petugas untuk masuk ke ruang tahanan pengadilan.
Berita Terkait
-
Profil Alimin Ribut Sujono, Hakim Kasus Ferdy Sambo Pimpin Sidang Mario Dandy
-
Pengacara Sebut Mario Dandy Ditahan di Sel Isolasi 3x3 Bareng 10 Tahanan di Lapas Salemba
-
Ayah David Ozora Soraki Mario Dandy di Ruang Sidang: Penguasa Jaksel!
-
Kompak Pakai Kaos 'Stay Strong #pray4shane' di PN Jaksel, Keluarga Shane Lukas: Biar Dia Kuat
-
Pengacara Ungkap Mario Dandy Tertekan Dan Merasa Bersalah Selama Ditahan Di Lapas Salemba
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya