Suara.com - Kasus penipuan ponsel murah yang dilakukan Rihana dan Rihani menyeret seorang perwira. Terkait hal ini, polisi memberikan penjelasan dalam konferensi pers.
"Ada isu soal keterlibatan perwira menengah. Ternyata itu bukan (salah)," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (4/7/2023).
Hengki Haryadi meluruskan, perwira tersebut bukan lah bagian dari modus operandi Rihana dan Rihani. Melainkan seseorang yang ikut menjadi korban dalam kasus ini. "Merupakan bagian dari korban. Ini yang akan kami dalami terus," ucap Hengki Haryadi.
Hengki Haryadi memang tidak membantah soal adanya seseorang yang membantu Rihana dan Rihani kabur. Namun siapa yang terlibat, ia menolak untuk membeberkannya.
"Informasi darimana dan bagaimana kami menangkap, teknis penyelidikan dan penangkapan, tidak akan kami sampaikan di publik. Yang jelas, dini hari tadi kami bergerak cepat," ucap Hengki Haryadi.
Sebagai informasi, kasus penipuan Rihana dan Rihani bermula dari kicauan akun @mazzini_gsp di Twitter. Ia mengatakan, nominal uang hasil tipuan mencapai Rp35 miliar.
"Jumlah kerugian tiap korban bervariasi dari ratusan juta sampai miliar," demikian keterangan dari akun tersebut pada awal Juni 2023.
Rihana dan Rihani menggunakan modus penjualan iPhone murah, 30 persen di bawah harga pasar. Mereka mengklaim sebagai distributor, tetapi ternyata si kembar ini juga membeli ponsel di toko biasa.
Awalnya siklus jual beli ponsel lancar. Namun lama kelamaan, tersendat hingga akhirnya timbul tindak penipuan kepada pembeli
Baca Juga: Licin saat Hendak Ditangkap, Rihana dan Rihani Rupanya Punya Cepu
"Akhirnya, ini menjadi menggulung dan tidak bisa memenuhi kewajiban (membelikan ponsel) terhadap reseller atau korban," ucap Reza selaku penyidik Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Licin saat Hendak Ditangkap, Rihana dan Rihani Rupanya Punya Cepu
-
Terungkap Motif Rihana dan Rihani Tipu Korban Jual Beli Ponsel hingga Rp35 Miliar
-
Wajah Rihana dan Rihani Disorot, Disebut Ada Aura Mistis hingga Penuaan Dini Gegara Makan Duit Haram
-
Rihana Rihani, Penipu Jual Beli iPhone Rp 35 Juta Cengengesan Saat Diperiksa Penyidik
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"
-
Surabaya Masuk Peta Tur Asia Hillsong Worship 2026, Konser Digelar September
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV