Suara.com - Yoriko Angeline tak sabar menanti film drama misteri terbarunya, Kutukan Peti Mati tayang di bioskop pada 20 Juli 2023. Selain cerita yang menarik, Yoriko mengaku punya banyak pengalaman menarik selama proses penggarapan film yang disutradarai Irham Acho Bachtiar ini.
Salah satunya adalah ketika praproduksi, saat Yoriko Angeline latihan peran dan pendalaman karakter dengan aktor lainnya. Apalagi dalam naskah itu, bintang film Dilan 1990 ini harus mendalami tiga karakter sekaligus.
"Pas pre-production itu ada kejadian. Hari itu pada saat reading, jadi aku sedang reading
adegan yang lumayan berat. Ini scene-nya jadi aku harus switch tiga karakter yang ada di film
ini," ujar Yoriko Angeline kepada wartawan.
Saat mendalami karakter, Yoriko Angeline kemudian jatuh tiba-tiba dari kursi yang didudukinya. Artis 20 tahun ini merasa seperti ada yang mendorong tubuhnya.
Tak sampai di situ. Saat tubuhnya jatuh di lantai, Yoriko Angeline mengalami kejang-kejang, sampai membuat panik artis lain.
"Dan waktu itu aku terlalu mendalami deh kayaknya. terus sampai akhirnya orang sekitar aku yang bilang, aku kesurupan tapi kesurupannya bukan yang kayak teriak-teriak aaaa, bukan gitu," imbuh Yuriko Angeline.
Peristiwa kesurupan yang dialami oleh Yoriko diakuinya masih meninggalkan bekas dalam
ingatannya hingga saat ini. Setelah tersadar dari kejadian yang menimpa dirinya tersebut,
Yoriko merasakan kebisingan dari kanan dan kiri telinganya.
"Pokoknya berisik banget. Aku sampai kaget, saking kagetnya aku sampai nangis. Karena enggak pernah ngalamin itu sebelumnya. Dan itu masih, masih something yang kayak diinget sampai sekarang, kok bisa ya kejadian itu terjadi waktu itu," tutur Yoriko Angeline.
Yoriko Angeline berperan sebagai Susan, seorang mahasiswi dari universitas arkeolog yang pintar, unik, tapi santai. Memiliki rasa ingin tahu yang dalam yang membuat dirinya harus mengalami kejadian yang tidak pernah di bayangkannya.
Baca Juga: Kutukan Peti Mati, Film Horor yang Menyuguhkan Cerita Sejarah di Pulau Onrust
Berita Terkait
-
Kutukan Peti Mati, Film Horor yang Menyuguhkan Cerita Sejarah di Pulau Onrust
-
Sinopsis Kutukan Peti Mati, Film Bergenre Horor Produksi Pertama Balai Pustaka
-
Mengangkat Sejarah Pulau Onrust, Film Kutukan Peti Mati Siap Tayang 20 Juli 2023
-
10 Potret Artis Kenakan Toga Kampus Luar Negeri, Ada yang Meraih Predikat Summa Cumlaude
-
Setelah Ketahuan Saling Unfollow, Beby Tsabina Kegep Mute Suara MC Wisuda Saat Panggil Yoriko Angeline
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas