Ilmu agama kerap kali tak terlepas dari latar belakang pemahaman agama itu sendiri. Cara pandang itu kemudian juga melekat pada sosok ulamanya, termasuk Khalid Basalamah.
Tak sedikit orang yang mencoba menerka, atau bahkan menyatakan seperti apa pemahaman agama Khalid Basalamah dan apa alirannya.
Salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta Taufik Damas pernah menyebut kalau Khalid Basalamah memiliki corak pemahaman Salafi-Hijazi.
Taufik mengungkapkan demikian melalui akun Twitternya, menanggapi pihak-pihak yang memintanya untuk mengomentari artikel berita yang berjudul ‘Di Mako Paspamres Ustadz Khalid Basalamah Sampaikan Soal Halal’.
“Menurut saya, kita harus tahu dulu siapa Ustadz Khalid Basalamah. Apa aliran keagamaannya. Kita tidak boleh menolak orang atas dasar tidak suka atau benci,” ujar Kiai Taufik.
Ia lalu menjelaskan, Salafi-Hijazi merupakan salah satu paham dalam agama Islam yang mengarah pada prinsip purifikasi Islam.
Taufik melanjutkan, ustaz Salafi-Hijazi seperti Khalid Basamalah tidak anti terhadap pemerintah. Bahkan mereka menganggap mencela pemerintah adalah perbuatan yang haram.
“mereka tidak anti terhadap pemerintah. Jangankan menentang, nyinyir terhadap pemerintah saja haram menurut pandangan Salafi-Hijazi ini,” ungkapnya.
Meski tidak menentang pemerintah layaknya NU, menurut Taufik pemikiran Salafi-Hijazi tidak cocok dengan pemahaman Islam menurut NU.
Baca Juga: Ustaz Khalid Basalamah Tegas Sebut Oklin Fia Menista Agama, Tapi Tidak Bisa Dihukum Secara Islam
Sebab dalam beberapa hal, Salafi-Hijazi kerap membid’ahkan amalan-amalan yang dilakukan warga Nahdliyin seperti tahlilan, Maulid Nabi, ziarah kubur, tawassul, dan lain-lain.
Meski begitu, menurut Taufik, pemikiran Salafi-Hijazi seperti yang ditunjukkan Khalid Basalamah tidak boleh direspons dengan keras, melainkan harus melawannya dengan argument yang baik.
“Gagasan purifikasi Islam itu harus dilawan dengan argumentasi yang baik dan benar. Bukan memusuhi orangnya, tapi kita luruskan cara berpikirnya. Itu prinsip adil dan toleransi yang diajarkan di dalam NU,” pungkasnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Biodata dan Profil Ustaz Khalid Basalamah: Pendakwah yang Adabnya Jadi Sorotan Saat Bertemu Denny Sumargo
-
Top Sepekan: Dewi Perssik Koar-Koar Gaji Calon Suami, Penampilan Marsha Timothy di Acara Pengajian Jadi Sorotan
-
Sebut Oklin Fia Menistakan Agama, Ustaz Khalid Basalamah: Arahnya Pornografi
-
Komentari Konten Oklin Fia, Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Esensi Berhijab
-
Ustaz Khalid Basalamah Tegas Sebut Oklin Fia Menista Agama, Tapi Tidak Bisa Dihukum Secara Islam
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV
-
Final Destination 5: Menantang Maut di Jembatan Gantung, Malam Ini di Trans TV