Suara.com - Zul Zivilia sempat dibilang polisi menerima uang dari Fredy Pratama, buronan gembong narkoba. Nilainya, Rp4 juta setiap bulan saat berada di lapas.
"Selama dalam sel, dia menerima Rp 4 juta, kurang lebih 7 atau 8 bulan" kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa.
Tapi penjelasan polisi tersebut justru dibantah pengacara Zul, La Ode Umar Bonte. Ia mengatakan kliennya tidak tahu siapa sumber pemberi uang tersebut.
"Itu, dia tidak pernah tahu atau ada hubungan langsung dengan si pemberi," kata La Ode saat menggelar konferensi pers di Pesanggrahan , Jakarta Selatan pada Senin (9/10/2023).
"Saya kira kalau dikirim uang oleh siapapun, kalau kita tidak tahu, tidak boleh juga disalahkan," ujarnya.
Lantas jika Zul Zivilia tak tahu siapa yang memberikannya uang, mengapa ia menerima begitu saja nilai yang tak sedikit itu?
Soal ini, pengacara Zul Zivilia mengatakan, "Jadi pada saat itu Zul mengalami tekanan batin yang begitu kencang, mana mungkin dia memikirkan hal-hal itu."
"Bisa saja orang prihatin, kita nggak tahu. Jadi tidak boleh menjustifikasi bahwa uang masuk itu dari gembong narkoba itu," katanya.
Pertanyaan lain kemudian muncul, jika pula Zul Zivilia tak mengetahui siapa pemberi uang, bagaimana vokalis band itu menerima secara berkelanjutan.
Baca Juga: Zul Zivilia Tulis Surat dari Penjara, Bantah Jadi Kaki Tangan Fredy Pratama
Mengenai hal ini, pengacaranya bilang tidak tahu.
"Oh, kalau secara continue, saya nggak tau ya," kata La Ode Umar Bonte.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123