Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan hasil pemeriksaan suami Zaskia Gotik, Sirajuddin Mahmud, Senin (16/10/2023) kemarin.
Di depan penyidik, Sirajuddin dimintai klarifikasi atas dugaan menerima uang korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua.
"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan adanya aliran uang dari salah satu tersangka untuk keperluan pribadi saksi," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Selasa (17/10/2023).
Dari hasil pemeriksaan salah satu tersangka, didapat keterangan bahwa ada aliran dana yang masuk ke kantong Sirajuddin Mahmud. Hal itu lah yang membuat penyidik KPK mengundang Sirajuddin untuk dimintai keterangan.
"Uang yang diberikan salah satu tersangka ini berasal dari pembayaran fiktif pembangunan gereja Kingmi Mile 32 tahap 1 TA 2015 di Kabupaten Mimika," jelas Ali Fikri.
Sayang, KPK tidak menjelaskan lebih rinci perihal respon Sirajuddin Mahmud tentang benar atau tidak dirinya ikut menerima uang hasil korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua.
Sebelumnya diberitakan, KPK memanggil Sirajuddin Mahmud untuk diperiksa sebagai saksi atas dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua pada Senin (9/10/2023). Namun pada saat itu, ia tidak hadir tanpa alasan jelas.
KPK kemudian mengirim panggilan kedua untuk Sirajuddin Mahmud hadir pemeriksaan pada Senin (16/10/2023). Ia juga diperingatkan untuk jangan coba-coba menghambat proses penyidikan dengan absen lagi dari undangan penyidik.
Merespon peringatan KPK, Sirajuddin Mahmud datang bersama pengacaranya ke Gedung Merah Putih, Senin (16/10/2023). Hanya saja, Sirajuddin enggan menjelaskan hasil pertemuan dengan penyidik KPK.
Baca Juga: 4 Kontroversi Sirajuddin Mahmud Suami Zaskia Gotik, Terbaru Dipanggil KPK
"Yang penting saya sudah datang memenuhi panggilan KPK, sudah saya sampaikan semuanya," ucap Sirajuddin Mahmud.
KPK sendiri sebelumnya sudah menahan 4 tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua.
Mereka adalah Totok Suharto (PNS Mimika), Gustaf Urbanus Patandianan (Kepala Cabang PT Satria Creasindo Prima), Winaga Arif Yahya (Direktur PT Dharma Winaga Arif Yahya) dan pihak swasta bernama Budiyanto Wijaya.
Dari hasil pemeriksaan, keempat tersangka disebut penyidik KPK meraup keuntungan pribadi sampai Rp3,5 miliar. Sementara total kerugian negara imbas perbuatan mereka diduga mencapai Rp11,7 miliar.
Dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika, Papua sendiri merupakan pengembangan perkara yang menjerat sang bupati, Eltinus Omaleng.
Berita Terkait
-
4 Kontroversi Sirajuddin Mahmud Suami Zaskia Gotik, Terbaru Dipanggil KPK
-
Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, Suami Zaskia Gotik: Yang Penting Sudah Datang
-
Usai Diperiksa KPK, Suami Zaskia Gotik Pelit Bicara
-
Sempat Mangkir Panggilan KPK, Suami Zaskia Gotik: Nikmati Prosesnya
-
Hari Ini, KPK Bakal Periksa Suami Zaskia Gotik
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987