Suara.com - Waseda Boys yang beranggotakan Tomohiro Yamashita, Jerome Polin, Yusuke Sakazaki, dan Ryomo Otsuka merupakan salah satu konten kreator jalan-jalan atau traveling yang mencuri perhatian.
Saat ini, Jerome Polin dan kawan-kawan tengah tur keliling dunia, sebelum akhirnya berpisah pada awal 2024. Sebelum tur keliling dunia, Jerome Bersama ketiga sahabatnya yang dari Jepang telah tur ke Asia Tenggara dan Indonesia.
Keseruan travelling Waseda Boys bisa dinikmati melalui akun YouTube Nihongo Mantappu, yang kini telah memiliki 10,3 juta subscribers.
Selain menampilkan berbagai keseruan mereka selama travelling, Waseda Boys juga kerap memberikan informasi menarik dan penting selama perjalanan mereka ke berbagai negara.
Di antara ketiga Waseda Boys yang lain, Tomo memang anggota yang paling dipercayai untuk membuat keseluruhan jadwal perjalanan mereka. Tomo yang dikabarkan tengah dekat dengan Livy Renata menjelaskan, ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan saat ingin melakukan perjalanan ke luar kota, terlebih khusus luar negeri.
"Pertama membuat jadwal perjalanan. Penting untuk membuat jadwal perjalanan mengenai apa saja yang ingin dilihat dan dilakukan di kota atau negara tersebut," kata Tomo, dalam keterangan resmi.
Menurut Tomo, seringkali ada beberapa aktivitas yang membutuhkan tiket masuk atau bahkan perlu reservasi dari satu sampai dua bulan sebelum hari kedatangan.
"Maka dari itu, jadwal perjalanan membuat pengalaman berlibur bisa maksimal dengan baik dan sangat penting untuk dimiliki setiap orang yang ingin pergi berlibur," kata Tomo melanjutkan.
Hal penting lainnya adalah kemampuan berbahasa. Meski kita mengunjungi beberapa negara dengan bahasa berbeda-beda, tetapi memiliki kemampuan berbahasa Inggris, sudah sangat membantu.
Baca Juga: Sudah Dipanggil Calon Mantu, Livy Renata dan Tomo Waseda Boys Diisyaratkan Bakal Segera Menikah
Seperti Tomo yang sempat tinggal di Amerika selama beberapa tahun, ia telah menguasai bahasa Inggris secara fasih. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris sangat membantu keseluruhan perjalanan secara umum.
"Tapi kalau ingin berkomunikasi dan lebih mengenal orang-orang lokal di negara atau kota yang dikunjungi, akan lebih baik apabila sudah belajar dan mempersiapkan untuk kata-kata yang sering digunakan," imbuhnya.
Bagi Waseda Boys, melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri menambah pengalamannya untuk merasakan banyak hal baru, mulai dari budaya, bahasa, hingga orang-orang yang ia temui di kota atau negara tersebut.
Menurut Tomo, tidak peduli berapa sering ia melakukan perjalanan bersama Jerome Polin, Yusuke Sakazaki, dan Ryoma Otsuka, perasaan senang dan girang yang ia rasakan selalu masih sama seperti saat pertama kali melakukan perjalanan ke luar kota dan luar negeri.
Berita Terkait
-
Sudah Dipanggil Calon Mantu, Livy Renata dan Tomo Waseda Boys Diisyaratkan Bakal Segera Menikah
-
7 Momen Ibu Livy Renata Ketemu Tomo Waseda Boys, Bicarakan Pernikahan?
-
Jerome Polin Pamer Cincin Couple Nyeleneh, Malah Diledek Netizen: Pas Nikah, Souvenirnya Kalkulator
-
Sukses Bikin Mantappu Corp, Jerome Polin dan Jehian Kini Miliki 17 Talent
-
Waseda Boys Ikut Jerome Polin Upacara HUT RI, Warganet: Merayakan Kekalahan Sendiri
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan