Suara.com - Sejak menikah dengan Derly Darmawan pada 29 Mei 2022, Terry Putri mengikuti sang suami tinggal di Amerika Serikat. Rupanya, tinggal di negeri orang tak seindah di Tanah Air sendiri.
Awal-awal tinggal di Amerika Serikat, Terry Putri mengaku mengalami culture shock. Hal ini pun membuat artis 44 tahun ini jadi sering menangis.
"Kita terbiasa Indonesia nyaman banget semuanya. Kehidupan kita, apa lagi di dunia seperti ini (artis) gitu. Aku begitu di sana, kayak ngebalik tangan semuanya berubah, tapi konsekuensi kan? Konsekuensi pilihan," kata Terry Putri, mengutip dari Matamata.com.
Di Indonesia, Terry Putri sibuk dengan kerjaan sebagai artis. Segala keinginan pun mudah dipenuhi dan kerap menyuruh asisten rumah tangga ketika ingin sesuatu. Namun di tempat tinggalnya sekarang, hal itu tidak terjadi.
"Tadinya di sini (Indonesia) syuting setiap hari, di sana enggak ada kerjaan sama sekali. Masa enggak kerja? Terus di sini (Indonesia) serba mbak (ART), di sana semua harus sendiri, harus usaha, harus kerja, enggak bisa hidup di sana enggak kerja," ucap Terry Putri.
Terry Putri sangat merasakan bagaimana berjuang untuk bisa beradaptasi tinggal di lingkungan barunya itu. Hal yang paling mencuri perhatiannya adalah ketika harus beradaptasi mendengar cara bicara warga lokal yang dia nilai sangat keras.
"Sudah gitu kan suka kaget-kaget, di sini kan manis-manis orang-orang, orang Indonesia kan baik gitu ya kalau ngomong. Pertama ke sana, kenapa sih kalau ngomong mesti teriak-teriak, selalu diselipin ada kata f-nya ada s-nya di semua kalimat. Nih orang kenapa sih marah-marah? Ya mungkin itu culture shock ya. Kita enggak biasa, apalagi kita di sini segala macam dilalui," ujar Terry Putri.
Awal-awal tinggal di Amerika Serikat menjadi cobaan yang amat berat buat Terry Putri. Perempuan berhijab ini pun jadi sering menangis.
"Nangis, tanya laki gue. Gue suka nangis di kamar mandi, suka nangis di dapur, suka nangis," imbuh Terry Putri.
Baca Juga: Diduga Dilarang Nyanyi, Happy Asmara Minta 3 Tahun ke Anak Haji Isam
"Takut sama orang-orang. Kita kan berkerudung, minoritas, biasa jadi mayoritas jadi minoritas. Aduh banyak, sangat berjuang," tutur Terry Putri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Drama Keluarga Sarat Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Sentuh Luka Antar Generasi
-
Sinopsis Film Asrama Putri, Samuel Rizal Simpan Rahasia Kelam di Balik Teror Mahasiswi Bogor
-
Bukan Sekadar Kumpulan Single, HIMM Sajikan Narasi Emosional Lewat Album 'Selamanya'
-
Asri Welas Banting Tulang Sendiri Demi Anak, Nafkah dari eks Suami Diduga Abu-Abu
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
The Connel Twin Bongkar Artis J Sering 'Digilir' di Bali, Jennifer Coppen Dicurigai Haters Panik
-
Akting dengan Tatjana Saphira, Fadi Alaydrus PDKT Seminggu Buang Rasa Canggung
-
Perang SEAblings vs Knetz, Jang Hansol Blak-blakan Pernah Kritik Orang Korea Sendiri
-
Penjelasan Ending The Art of Sarah, Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
-
3 Drakor Terbaru Shin Hae Sun, The Art of Sarah Tayang di Netflix