Suara.com - Ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid sempat membantah tudingan merampas aset Pondok Pesantren Al-Anshar berupa tanah senilai Rp26 miliar di Pekanbaru, Riau. Lewat tim manajemen Gen Halilintar, lelaki yang akrab disapa Pak Hali itu mengaku membeli tanah tersebut dengan hasil keringatnya sendiri.
“Itu kan tanah pak Halilintar, atas nama pak Halilintar yang susah payah membelinya waktu masih muda,” ujar perwakilan manajemen Gen Halilintar, Jejen di podcast Need A Talk baru-baru ini.
Klaim ayah Atta Halilintar kini dibantah pihak Pondok Pesantren Al-Anshar. Mereka menyebut transaksi pembelian tanah dilakukan salah satu anggota yayasan pada 1993 dan sudah tercatat di notaris.
“Kami bisa menunjukkan bukti bahwa tanah itu dibeli oleh perorangan anggota yayasan Al-Anshar, yang pada saat itu bernama Al-Arqom. Di notaris Malaysia, disebutkan yang melakukan pembayaran adalah Tuan Firdaus, salah satu anggota yayasan,” kata pengacara Pondok Pesantren Al-Anshar, Dedek Gunawan di Menara 165, Jakarta, Senin (18/3/2024).
Ayah Atta Halilintar baru bergerak setelah proses transaksi selesai. Saat itu, ia meminta sertifikat tanah dibuat dengan namanya selaku pimpinan yayasan yang masih bernama Al-Arqom.
“Waktu itu, beliau adalah pimpinan. Jadi diambil alih dengan nama beliau,” beber Dedek Gunawan.
Namun pada 2003, ayah Atta Halilintar dikeluarkan dari yayasan atas dugaan fraud atau menyalahgunakan jabatan demi meraup keuntungan pribadi. Dengan demikian, pihak pondok pesantren meminta kembali seluruh aset yang dikuasai ayah Atta atas nama yayasan, termasuk tanah tersebut.
“Ya secara umum kan kita tahu ya, karena orang itu sudah bukan bagian dari yayasan, maka jadi kewajiban kami untuk menyelamatkan aset yayasan,” kata M. Rizal Chatib selaku Wakil Ketua Yayasan Al-Anshar.
Sayang, proses balik nama atas sertifikat tanah yang memakai identitas ayah Atta Halilintar berlangsung alot. Perwakilan yayasan bahkan tidak diberi akses menemui ayah Atta saat ingin meminta persetujuan balik nama atas sertifikat tanah tersebut.
Baca Juga: Padahal Atta Halilintar Dikenal Tajir, Ameena Tetap Girang Diajak Jajan ke Tempat Ini
“Tahun 2017 kami ke rumah beliau bersama dengan dua orang, tapi kami diusir sama adiknya,” aku M. Rizal Chatib.
Kini, ayah Atta Halilintar malah menggugat pihak pondok pesantren untuk meminta sertifikat tanah tersebut. Gugatan terdaftar di Pengadilan Negeri Pekanbaru dan masih diproses sampai hari ini.
Menyikapi gugatan tersebut, pihak Pondok Pesantren Al-Anshar menyatakan siap berjuang mempertahankan aset mereka.
“Pengacaranya mereka saja saat sidang lapangan tidak mengetahui, tanah yang mereka klaim itu letaknya di mana,” ucap Dedek Gunawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi