Suara.com - Debut artis Keisya Levronka di film horor ternyata bukan perkara mudah. Ia sempat kekurangan waktu istirahat sampai kehilangan kesadaran di sela proses syuting.
"Sempat ada blackout, tapi aku langsung diterima sama Devano pas jatuh," ungkap Keisya Levronka di CGV FX Sudirman, Jakarta, Selasa (23/4/2024).
Keisya Levronka juga sempat terkena gangguan mistis di tengah proses syuting. Masih lekat dalam ingatan Keisya cerita dirinya tiba-tiba pusing saat melakukan adegan di dekat kuburan dalam keadaan haid.
"Aku memang lagi ada tamu bulanan ya. Waktu itu lokasinya di deket tempat pembuangan akhir yang gede banget, terus deket danau juga yang gede banget, sama kuburan. Tiba-tiba aku pusing, mual," kisah Keisya Levronka.
"Kebetulan itu pas lagi berdua sama Tirta, ada adegan. Itu udah jam 1 atau jam 2 pagi," lanjutnya.
Belum dikonfirmasi oleh Keisya Levronka apakah peristiwa saat itu benar-benar dari gangguan makhluk gaib atau cuma kelelahan biasa. Yang pasti, Keisya langsung sembuh dari pusing dan mual setelah didoakan.
"Aku dikasih minum sama didoain, udah, nggak gimana-gimana lagi," ucap Keisya Levronka.
Di sisi lain, Keisya Levronka sama sekali tidak terkendala dalam urusan teknik pengambilan adegan meski baru pertama syuting film horor. Ia benar-benar mengikuti arahan dan proses syuting berjalan lancar.
BACA JUGA: Keisya Levronka Main Film Horor, Sang Ibu Malah yang Kegirangan
"Kami preparation-nya alhamdulillah dikasih panjang, jadi sudah matang juga persiapannya dan lancar pas syuting," terang Keisya Levronka.
"Misalnya kalau jatuh yang aman itu kayak gimana gitu, jadi nggak ngasal," imbuh sang penyanyi.
Secara garis besar, film Malam Pencabut Nyawa berkisah tentang lelaki bernama Respati (Devano Danendra), yang dihadapkan pada masalah yang tidak pernah ia duga di tengah rasa trauma usai kehilangan kedua orang tuanya. Inspirasi cerita datang dari novel berjudul serupa.
"Jadi Respati ini mengalami trauma atas kematian orang tuanya, terus mengalami insomnia. Di titik tertentu, masalah tidurnya itu membawanya ke dalam mimpi, dan kemudian sempat melihat adegan pembunuhan di situ. Ternyata, mimpi itu terjadi di dunia nyata," papar Sidharta Tata selaku sutradara.
"Akhirnya Respati dengan teman-temannya mencari penyebab akar masalah ini. Apa yang sebenarnya sedang terjadi. Tapi di tengah proses investigasi memecahkan masalah, mereka malah dihadapkan dengan bahaya yang lain dan mengancam nyawa mereka," imbuhnya.
Rencananya, film Malam Pencabut Nyawa akan tayang di bioskop Tanah Air pada 22 Mei 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%
-
Sinopsis Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Saat Ari Irham Merasa Tak Pernah Cukup di Mata sang Ibu
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi
-
Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka